Breaking News:

Malang Raya

Aroma Tindak Pidana dan Korupsi di Balik Somasi Pasar Blimbing, Abah Anton Jawab Begini

Tidak hanya indikasi tindak pidana penipuan, kuasa hukum PT KIS itu juga menduga adanya tindak pidana korupsi ketika pembangunan tidak segera terealis

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kondisi halaman sebelah timur Pasar Blimbing yang terendam air akibat hujan deras yang mengguyur Kota Malang, Rabu (1/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Somasi bagi Pemkot Malang kembali diberikan Kuasa hukum PT Karya Indah Sukses (KIS), Abdul Salam  terkait pengosongan pasar Blimbing. Somasi yang diberkan Kamis ((13/4/2017) merupaka somasi terakhir.

Atas somasi terakhir itu, Wali Kota Malang M Anton menyerahkan surat somasi itu ke Bagian Hukum. 'Saya serahkan ke Bagian Hukum, biar Bagian Hukum mempelajari surat tersebut," ujar Anton kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (13/4/2017).

Ia mengakui ada aneka macam dugaan yang disampaikan di surat tersebut. Karenanya, dirinya menyerahkan surat itu ke Bagian Hukum Pemkot Malang.

PT KIS selaku investor revitalisasi Pasar Blimbing mengirimkan surat somasi terakhir ke Wali Kota Malang, karena merasa dirugikan.

Mereka dirugikan dengan terkatung-katungnya rencana pembangunan Pasar Blimbing di Jl Borobudur. Selama tujuh tahun berjalan, rencana revitalisasi pasar rakyat menjadi kawasan terpadu itu belum juga terwujud.

Menurut kacamata investor, pembangunan belum berjalan karena pedagang belum direlokasi dari Pasar Blimbing. Sebelumnya, investor sudah menyediakan tempat relokasi di Pasar Pandanwangi. Namun hanya 200 pedagang yang pindah.

Area relokasi pun dipindah ke eks Stadion Blimbing. Sampai saat ini relokasi itu belum berjalan.

Salam melihat disinilah ada indikasi tindak pidana penipuan yang dilakukan Pemkot.

Tidak hanya indikasi tindak pidana penipuan, kuasa hukum PT KIS itu juga menduga adanya tindak pidana korupsi ketika pembangunan tidak segera terealisasi.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved