Malang Raya

Jika Ada Mantan Napi yang Mengurus SKCK, Begini Respon Polres Malang . . .

Hanya saja, SKCK untuk mantan narapidana diberikan catatan keterangan dari lembaga pemasyarakatan (LP) tempat mantan napi menjalani hukuman.

Jika Ada Mantan Napi yang Mengurus SKCK, Begini Respon Polres Malang . . .
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Warga sedang mengurus SKCK di Polres Malang, Kamis (13/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Polres Malang tetap memberikan surat keterangan cacatan kepolisian (SKCK) kepada para mantan narapidana untuk melamar kerja dan lainnya.

Hanya saja, SKCK untuk mantan narapidana diberikan catatan keterangan dari lembaga pemasyarakatan (LP) tempat mantan napi menjalani hukuman.

Kepala Baur SKCK Polres Malang, Aiptu Agus Santoso menjelaskan, SKCK merupakan syarat bagi masyarakat untuk melamar pekerjaan. Dengan demikian, semuanya berhak untuk mendapatkan SKCK dari Polres Malang.

"Termasuk para mantan napi juga berhak mendapatkan SKCK untuk melamar pekerjaan. Meski SKCK untuk mantan napi diberikan catatan," kata Agus Santoso, kemarin.

Hingga bulan April ini, menurut Agus, setidaknya ada sekitar lima warga mantan Napi yang mencari SKCK. Dan Polres Malang telah menerbitkan SKCK untuk kelima mantan Napi tersebut.

Lebih lanjut dijelaskan Agus Santoso, untuk pencari SKCK di Polres Malang sendiri memasuki bulan April 2017 terus mengalami kenaikan jumlahnya. Hal itu seiring dengan dibukanya berbagai lowongan pekerjaan baik di instansi Pemerintah maupun swasta.

Termasuk calon pendaftar anggota Kepolisian dan TNI juga banyak yang mencari SKCK di Polres Malang. Setidaknya, dalam sehari sekitar 80 - 100 orang warga mencari SKCK. Jumlah tersebut akan terus bertambah seiring dengan momen kelulusan SMA/SMK atau sederajat. Di mana para lulusan akan banyak mencari SKCK untuk mendaftar atau melamar pekerjaan di berbagai tempat.

"Kami pun telah mempersiapkan semuanya, termasuk formulir SKCK dalam jumlah mencukupi. Dengan demikian warga tidak perlu khawatir kami kehabisan formulir SKCK," tutur Agus Santoso.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved