Breaking News:

Malang Raya

NPO Jepang Akan Beri Beasiswa Perawat, Ini Ketentuannya

NPO akan menyiapkan beasiswa bagi para mahasiswa keperawatan untuk kemudian menjadi tenaga kerja asing di Jepang.

SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Konjen Jepang untuk Surabaya memotret salah satu sudut di Japan Corner Unisma 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Non Profit Organization (NPO) Jepang akan mempersiapkan dana beasiswa untuk perawat Indonesia. Pasalnya, Jepang membutuhkan tenaga perawat lansia yang cukup banyak di negaranya.

Sanae Wako, chairman NPO Jepang mengatakan jumlah lansia di Jepang lebih banyak dibandingkan jumlah anak mudanya. Sehingga pada 2020, Jepang akan memiliki masalah besar dalam merawat lansia karena membutuhkan banyak tenaga kerja.

Ia melanjutkan, sebagian besar perawat lansia di Jepang adalah tenaga kerja asing dari Tiongkok, Filipina, Indonesia, dan beberapa negara lain. NPO mempunyai 5 panti jompo dan ada 2 orang tenaga kerja dari Bali.

"Kami sangat mengapresiasi tenaga kerja dari Indonesia karena sangat menghormati dan care pada para lansia. Sayangnya, visa pekerja yang masih terbatas karena kendala di Kementrian Kesehatan," kata Sanae.

Sanae menuturkan, NPO akan menyiapkan beasiswa bagi para mahasiswa keperawatan untuk kemudian menjadi tenaga kerja asing di Jepang. "Asalkan belajar Bahasa Jepang, budaya, dan adat istiadat Jepang di Japan Corner Unisma," ujarnya.

Di luar itu, perwakilan Wako University Jepang, Prof Dr Ir Bambang Rudyanto MSc mengayakan masih sedikit mahasiswa Indonesia yanh berkuliah di Jepang. Padahal, Jepang adalah tempat yang tepat untuk belajar moral dan attitude.

"Di Malang, khususnya, hubungan dengan Jepang pada bidang akademis belum terlalu kuat. Sehingga saya ingin meningkatkan hubungan tersebut dengan Japan Corner ini," katanya. (nh)

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved