Malang Raya

Bea Cukai Mulai Sosialisasi Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi, KITE IKM

Kemudahan yang didapat antara lain pembebasan bea masuk juga pajak. Impor itu bisa berlaku untuk bahan baku maupun bahan penolong.

Bea Cukai Mulai Sosialisasi Paket Kebijakan Ekonomi Jokowi, KITE IKM
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Sosialisasi KITE IKM di Malang, Rabu (26/4/2017) 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pengusaha kelompok Industri Kecil Menengah (IKM) di Malang Raya mendapatkan sosialisasi tentang fasilitas Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE) IKM di Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Cukai (KPPBC-TMC) Malang.

Sosialisasi ini digelar selama dua hari oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kantor Wilayah Jawa Timur II, Rabu (26/4/2017) dan Kamis (27/4/2017).

Menurut Kepala Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC-TMC Malang, Surjaningsih, fasilitas KITE IKM merupakan program Presiden Joko Widodo untuk memberi kemudahan kepada pengusaha IKM.

KITE-IKM adalah salah satu paket implementasi yang ada dalam kebijakan di bidang ekonomi pertama tahun 2017. Bea cukai yang menjadi operator paket tersebut.

"Baru diluncurkan Presiden pada Januari 2017 lalu, kami di Bea Cukai yang melaksanakannya. Karena fasilitas ini memberikan kemudahan impor kepada pelaku usaha yang membuat produk untuk kemudian diekspor.

Kemudahan itu antara lain pembebasan bea masuk juga pajak. Impor itu bisa berlaku untuk bahan baku maupun bahan penolong," ujar Yani, panggilan akrab perempuan itu kepada Surya, Rabu (26/4/2017).

Pengusaha IKM yang mengikuti sosialisasi itu minimal yang memiliki nilai investasi sebesar Rp 500 juta. Sosialisasi di Kantor Bea Cukai Malang ini diikuti oleh 60 pengusaha dari Kabupaten Malang, 16 pengusaha dari Kota Malang, dan 24 pengusaha dari Kota Batu.

Yani menambahkan, permintaan dari Kota Batu sebenarnya lebih dari jumlah di atas. Sebab, ada ratusan IKM di Kota Batu yang berpotensi menembus pasar ekspor, dengan beberapa bahan baku atau bahan penolong dibeli dari luar negeri (impor).

"Ternyata potensi di Kota Batu banyak. Tetapi kami batasi dulu," imbuh Yani. Harapannya melalui sosialisasi itu, pengusaha IKM bisa memanfaatkan fasilitas tersebut. Mereka bisa memanfaatkan fasilitas itu dengan tergabung di program KITE IKM.

"Sosialisasi ini juga ada paparan tentang bagaimana cara mudah mengimpor bahan baku, lantas kemudian mengekspornya," pungkas Yani. Pengusaha yang tergabung dalam program itu diharapkan bisa memangkas beberapa persen porsi di biaya produksi.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved