Nasional

Petir Memisahkan Pasutri Ini, Suami Tewas dan Istri Luka Bakar

Mereka segera masuk ke gubuk di pinggir ladang untuk berteduh. Meski terlindungi dari air hujan, mereka tak selamat dari sambaran petir

Petir Memisahkan Pasutri Ini, Suami Tewas dan Istri Luka Bakar
Tribunnews.com
Ilustrasi 

Laporan Tribun Jateng

SURYAMALANG.COM, WONOSOBO - Sepasang suami istri, Jasroni (62), dan Iyem (59), di Desa Mungkung Kecamatan Kalikajar, tersambar petir saat berteduh di sebuah gubuk di pinggir ladang, Selasa (25/4/2017).

Jasroni meninggal di tempat, sedangkan Iyem mengalami luka bakar.

Kades Mungkung, Amin Kurnianto, mengungkapkan, awalnya, pada pukul 14.00 WIB, kedua korban sedang bertani di ladang. Di sela aktivitas mereka, hujan tiba-tiba datang mengguyur.

Mereka segera masuk ke gubuk di pinggir ladang untuk berteduh. Meski terlindungi dari air hujan, mereka tak selamat dari sambaran petir yang menggelegar.

Jasroni langsung tak sadarkan diri dan meninggal di tempat. Iyem masih tersadar, namun sebagian tubuhnya terbakar.

"Warga yang berada di sekitar lokasi langsung mengevakuasi mereka agar mendapatkan pertolongan," katanya, Rabu (26/4/2017).

Kapolsek Kalikajar AKP Haryono yang mendatangi lokasi kejadian bersama tim medis Puskesmas Kalikajar mengungkapkan, Jasroni meninggal dengan sejumlah luka bakar di bagian punggung dan kaki.

Sedangkan Iyem mengalami luka bakar ringan di bagian wajah. Iyem juga dilanda trauma akibat insiden yang menewaskan suaminya tersebut.

"Karena kejadian ini murni bencana, korban meninggal langsung kami serahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan," ungkap Haryono.

Halaman
12
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved