Malang Raya

Kaum Adam Wajib Tahu, KB Pakai Metode Operasi Pria Beda dengan Kebiri, Jadi . . .

Selama empat bulan pertama 2017 ini, hanya ada enam orang. Sementara jumlah peserta KB perempuan sudah mencapai ratusan orang.

Kaum Adam Wajib Tahu, KB Pakai Metode Operasi Pria Beda dengan Kebiri, Jadi . . .
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Kabid Keluarga Berencana, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang, Dessy Deliyanti menjelaskan Metoda Operasi Pria (MOP) menggunakan gambar, Kamis (27/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Jumlah peserta Keluarga Berencana (KB) dari kalangan kali-laki sangat minim karena kesalahan pemahaman bahwa KB pria atau Metoda Operasi Pria (MOP) sama dengan kebiri.

Kepala Bidang Keluarga Berencana, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Malang, Dessy Deliyanti mengatakan perlu usaha untuk mengubah pemahaman masyarakat.  Sebab MOP tidak mengganggu fungsi seksual.

“Banyak kaum kaum terpelajar yang memahami MOP sebagai kebiri. Padahal setelah MOP,  tetap bisa melakukan aktivitas seksual seperti biasa,” tutur Dessy kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (27/4/2016).

Dessy mengakui jumlah peserta KB pria sangat minim. Selama empat bulan pertama 2017 ini, hanya ada enam orang. Sementara jumlah peserta KB perempuan sudah mencapai ratusan orang.

Menurutnya, selama ini ekpose tentang KB pria sangat minim. Kontrasepsi pria yang paling lazim diketahui hanya kondom.

“MOP dianjurkan untuk keluarga yang sudah tidak ingin punya anak lagi.  Istri tidak perlu KB. Dijamin tidak akan terjadi kehamilan,” tegas Dessy.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan KB Kabupaten Malang, Hadi Puspita mengatakan peserta KB pria di Kabupaten Malang tertinggal dengan beberapa daerah di kawasan tapal kuda. Sebab ada peran para kyai di wilayah tersebut.

“Kalau sudah pak kyai yang memerintah, pasti semua ikut. Kabupaten Malang belum punya tokoh panutan seperti itu yang menggerakkan warga ikut MOP,” ujar Hadi.

Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved