Malang Raya

Petani Lapor Pencurian Tebu Sekitar 10 Lalu, Tapi Sampai Sekarang Belum Ada Perkembangan Kasusnya

Namun, dia diminta harus menunggu beberapa bulan untuk menggarap lahan tersebut. Sebab, lahan tersebut masih disewa orang lain.

Petani Lapor Pencurian Tebu Sekitar 10 Lalu, Tapi Sampai Sekarang Belum Ada Perkembangan Kasusnya
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Said (kiri) bersama kuasa hukumnya di Mapolres Malang, Kamis (27/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Said (51) mendatangi Mapolres Malang, Kamis (27/4/2017). Petani tebu asal Desa Kanigoro, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang itu menanyakan perkembangan kasus pencurian tebu yang dilaporkan pada 19 Juli 2016.

“Saya datang untuk mengirim surat pertanyaan. Kasus pencurian yang saya laporkan belum ada peningkatan dari penyelidikan ke penyidikan,” kata Said kepada SURYAMALANG.COM.

Dugaan pencurian tanaman tebu berawal dari sewa-menyewa tanah seluas 2.175 M2 di Desa Kademangan, Kecamatan Pagelaran, Kabupaten Malang. Dia menyewa lahan milik Lianah, warga Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang selama 34 tahun seharga Rp 55 juta.

“Saya sudah serahkan uang sewa, dan disaksikan Kepala Desa Kademangan, Moeliyani, Sekretaris Desa Kademangan, Sutrisno, dan Bayan Desa Kademangan, Suradi,” ucap Said.

Namun, dia diminta harus menunggu beberapa bulan untuk menggarap lahan tersebut. Sebab, lahan tersebut masih disewa orang lain.

Sebagai jaminan sewa lahan, dia telah diberi sertifikat jual beli tanah. Sebelum mengerjakan lahan, sertifikat jual beli tanah diambil Sutrisno bersama seseorang pada 2015. Dia mulai menggarap lahan sewa itu, dan ditanami tebu sejak akhir tahun 2015.

Saat akan panen tebu pada Juli 2016, ternyata sudah didahului sekelompok orang yang mengaku sebagai pembeli. Dia tidak tahu orang yang memerintahkan sekelompok orang itu memanen tebu tersebut.

“Akhirnya saya membuat pengaduan ke Polres Malang. Saksi mulai Kades, Sekdes, dan Bayan sudah dimintai keterangan. Tetapi sampai sekarang belum ada perkembangan,” ucap Said.

Sampai berita ini ditulis, belum ada konfirmasi dari Kasubag Humas Polres Malang, AKP Dian Vicky Sandhi. AKP Dian Vicky Sandhi tidak merespon SMS atau telepon SURYAMALANG.COM.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved