Malang Raya
129 Mahasiswa dan Dosen Universitas Udayana datang ke Kota Batu untuk Belajar Pariwisata
Ni Made Ariani mengatakan ada komparasi antara Bali dan Kota Batu. Pihaknya butuh data sebagai bahan identifikasi mata kulaih penelitian lapangan.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, BATU – Sebanyak 129 mahasiswa dan dosen Universitas Udayana, Denpasar berkunjung ke Kota Batu, Rabu (3/5/2017). Kunjungan itu untuk mempelajari kiat Pemkot Batu menyejahterakan warganya melalui pariwisata.
Kaprodi Diploma IV Fakuktas Pariwisata Universitas Udayana, Ni Made Ariani mengatakan ada komparasi antara Bali dan Kota Batu. Pihaknya butuh data sebagai bahan identifikasi mata kulaih penelitian lapangan.
“Pembangunan di sini terencana. Jadi tertata rapi,” ujar Ariani kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (3/5/2017).
Sementara di Bali ada yang terencana dan ada yang tidak terencana. Di Bali juga ada wisata buatan dan wisata alam. Namun, yang menjadi nilai lebih di Kota Batu adalah sektor pertanian yang bisa berjalan beriringan dengan sektor pariwisata.
“Di Bali juga ada pertanian. Tetapi orang mengenal Bali ya tempat wisata,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Sinal Abidin mengatakan Kota Batu terbentuk dari kecamatan. Tidak mengherankan kalau jalanan di Kota Batu tidak selebar jalanan di kota lainnya. Namun, Kota Batu bisa berdiri cukup melampaui kota lain.
“Jawabannya yang pertama butuh keseriusan dari pemimpin daerah,” kata Sinal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/dosen-dan-mahasiswa-universitas-udayana-bali-di-gedung-pancasila-perkantoran-terpadu-among-tani_20170503_195720.jpg)