Breaking News:

Malang Raya

Jelang PPDB SMAN dan SMKN di Malang Raya, Ini yang Dilakukan Bakorwil Malang

Rakor itu untuk membahas soal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPPB) masuk sekolah negeri menjelang keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Rapat koordinasi kepala SMA dan SMK se-Malang Raya di Bakorwil Malang, Rabu (10/5/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Badan Koordinasi Wilayah (Bakorwil) Malang menggelar rapat koordinasi (rakor) dengan kepala SMA dan SMK se Malang Raya, Rabu (10/5/2017).

Rakor itu untuk membahas soal Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPPB) masuk sekolah negeri menjelang keluarnya Peraturan Gubernur (Pergub) Jawa Timur. Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim wilayah Kabupaten Malang, Kota Malang, dan Kota Batu juga hadir dalam pertemuan itu.

“Saya kumpulkan mereka agar bisa mengatasi masalah yang timbul. Ini PPDB pertama di masa transisi karena sebelumnya SMA dan SMK dikelola kota/kabupaten,” jelas S Prayitno, Kepala Bakorwil Malang kepada SURYAMALANG.COM.

Hasil diskusi itu akan dilaporkan ke Gubernur Jatim, Soekarno sebagai memberi masukan dalam Pergub.

“Pak Gubernur sudah mulai melakukan perbaikan. Memang tidak mudah di masa transisi ini,” tambahnya.

Bukan hanya soal PPDB yang menjadi masalah. Soal SPP yang juga diatur Pergub pun menjadi problem bagi sekolah. Begitu juga soal nasib Guru Tidak Tetap (GTT) dan Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tidak mendapat insentif setelah SMA dan SMK dikelola Pemprov.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved