Minggu, 26 April 2026

Kediri

Remaja Ini Ngaku Sudah Nikah dan Hamil 5 Bulan, Ditanya Dokumennya Malah Jawab Begini

Namun, pasangan ini tidak bisa menunjukkan kartu identitasnya. Bahkan pasangan ini juga tidak bisa menunjukkan dokumen pernikahannya.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Satpol PP dan BNN Kota Kediri melakukan razia tempat kos di Kelurahan Banaran, Rabu (10/5/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEDIRI - Tim gabungan Satpol PP dan BNN Kota Kediri merazia rumah kos di Kelurahan Banaran, Kecamatan Pesantren, Kota Kediri, Rabu (10/5/2017).

Tim mendatangi rumah kos di seberang Perumahan Banaran. Tim melakukan tes urine seorang penghuni kos yang bekerja sebagai pemandu lagu di rumah itu. Sedangkan penghuni kos lainnya tidak ada di kamar karena sedang bekerja.

Hasil tes urine terhadap penghuni kos itu adalah negatif. Selanjutnya tim merazia rumah kos lain di Kelurahan Banaran.

Rumah kos di dekat persawahan ini dihuni anak muda tanpa identitas kependudukan.  Petugas langsung enam penghuni kos ke kantor Satpol PP Kota Kediri karena tidak punya identitas.

Petugas juga menemukan sepasang remaja yang tinggal sekamar. Pasangan ini mengaku sudah menikah siri. Bahkan remaja perempuan mengaku sudah hamil 5 bulan.

Namun, pasangan ini tidak bisa menunjukkan kartu identitasnya. Bahkan pasangan ini juga tidak bisa menunjukkan dokumen pernikahannya.

“Kami sudah nikah siri. Kami sudah sah sebagai suami istri secara agama,” ungkap remaja perempuan yang mengaku bekerja di cafe itu.

Petugas langsung membawa pasangan itu ke kantor Satpol PP Kota Kediri untuk mendapat pembinaan.

Kabid Trantib Satpol Kota Kediri, Agus Dwi Ratmono menjelaskan razia bersama petugas BNN Kota Kediri ini untuk cipta kondisi.

“Razia ini juga menindaklanjuti pengaduan masyarakat terkait adanya dugaan pelanggaran asusila dan penggunaan narkoba,” kata Agus.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved