Malang Raya

Ternyata Pemandu Rafting Wajib Ikut Uji Kompetensi, Seperti Ini Bentuknya

Bila tidak mampu menyelesaikan masalah dalam waktu yang ditentukan, pemandu dianggap belum menguasai. Otomatis akan mempengaruhi nilai.

Ternyata Pemandu Rafting Wajib Ikut Uji Kompetensi, Seperti Ini Bentuknya
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Suasana uji kompetensi pemandu rafting di Sungai Brantas, Kota Batu, Jumat (12/5/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Sebanyak 50 pemandu rafting se-Jawa Timur ikut uji kompetensi di Sungai Brantas, Kota Batu, Jumat (12/5/2017). Syarat peserta uji kompetensi yang digelar Dinas Pariwisata Jatim ini adalah pernah menjadi pemandu minimal dua tahun.

Assessor sertifikasi, Anggara Jayawardana mengatakan uji kompetensi ini agar pemandu bisa meminimalisir risiko. Setiap pemandu diberi ujian berupa materi dan praktik.

“Para pemandu rafting diuji yang materinya cara membaca arus sungai, cara mendayung, dan segala macam teknik rafting,” kata Anggara kepada SURYAMALANG.COM.

Dalam ujian ini, pemandu praktik sikapnya saat perahu terbalik. Pemandu harus bisa menyelesaikan masalah dalam waktu kurang dari dua menit.

Bila tidak mampu menyelesaikan masalah dalam waktu yang ditentukan, pemandu dianggap belum menguasai. Otomatis akan mempengaruhi nilai.

Pemandu juga diuji cara lempar tali kepada peserta rafting saat terjatuh dari perahu.

“Keakuratan pemandu itu juga dinilai penting. Tepat sasaran atau tidak,” imbuhnya.

Seorang peserta, Arif Rahman (36) mengatakan materi paling sulit adalah menjaga stamina. Saat perahu terbalik, pamandu harus menjaga tenaga agar tetap bisa fokus menolong peserta yang terlempar dari perahu.

“Flip awal sudah cepat. Begitu flip kedua, tenaga sudah terkuras. Itu yang paling sulit,” kata Arif.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved