Malang Raya

Sambil Duduk di Kursi Roda, Remaja Ini Bersaing dengan Ribuan Peserta SBMPTN Lain

Para peserta sudah mulai mengerjakan tes kemampuan dasar saintek ketika pejabat itu meninjau lokasi. Tes SBMPTN terpantau lancar dan tidak ada kendala

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Peserta SBMPTN yang menggunakan kursi roda di SMAN 5 Kota Malang, Senin (16/5/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Pelaksanaan tes Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) berlangsung serentak pada Selasa ((16/5/2017).

Rektor Universitas Brawijaya (UB), Prof Dr Ir M Bisri MS, dan Rektor Universitas Negeri Malang (UM), Prof Dr AH Rofiuddin MPd meninjau lokasi ujian.

Lokasi pertama yang disasar adalah lokasi tes CBT dan PBT di Gedung Pascasarjana UM. Para peserta sudah mulai mengerjakan tes kemampuan dasar saintek ketika pejabat itu meninjau lokasi. Tes SBMPTN terpantau lancar dan tidak ada kendala.

“Saya sempat tanya kepada peserta, baik PBT maupun CBT. Semua lancar, dan tidak ada kendala,” ujar Bisri kepada SURYAMALANG.COM.

Bisri juga mengingatkan para peserta menuliskan identitas yang sering terlupa.

“Biasanya mereka terlalu semangat mengerjakan soal sehingga lupa menuliskan identitas. Akibatnya tidak terbaca pada scanner dan nilai tidak keluar,” jelasnya.

Peninjauan selanjutnya ke SMAN 5 Kota Malang yang menjadi lokasi ujian peserta difabel Saintek. Peserta tuna daksa, Adi Setiawan menggunakan kursi roda karena kedua kakinya lumpuh.

Penanggungjawab Lokasi SMAN 5, Partono mengatakan fasilitas untuk peserta difabel dibuat senyaman mungkin.

“Tidak ada pendamping karena dia masih bisa mengerjakan sendiri. Dia hanya diantar tadi, lalu sejak awal membaur dengan peserta lain,” kata Partono.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved