Breaking News:

Malang Raya

Hitung-Hitungan Penerimaan Siswa Baru SMK Swasta, Masih Bisa Dapat Siswa?

SMK swasta tidak ikut online PPDB dan diberi keleluasaan. Karena itu banyak SMK swasta yang sejak Januari 2017 sudah menjaring calon siswa baru.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
ILLUSTRASI - Para siswa jurusan Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) di SMK Telkom Kota Malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Terbukanya PPDB (Pendaftaran Peserta Didik Baru) pada tahun ajaran baru 2017/2018 untuk masuk SMKN di Kota Malang dari peserta dari daerah lain dipastikan tidak memberi pengaruh pada SMK swasta. 

SMK swasta diyakini tetap bisa mendapat siswa namun dengan catatan kuota di SMKN tidak dinaikkan.

"Jadi SMK swasta masih kebagian siswa. Namun sepengetahuan saya, kuota SMKN di Kota Malang gak beda kok dari tahun lalu, " kata Jhon F Nadha, Ketua MKKS SMK swasta Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (17/5/2017).

Menurut dia, SMK swasta tidak ikut online PPDB dan diberi keleluasaan. Karena itu banyak SMK swasta yang sejak Januari 2017 sudah menjaring calon siswa baru. "Masing-masing SMK punya basis pendaftar sendiri," papar dia.

Selain itu juga banyak SMK swasta melakukan sosialisasi ke siswa kelas 9 SMP untuk memberikan informasi mengenai sekolah dan jurusan yang ada. Sehingga calon siswa mendapat pandangan pilihan sekolah dan jurusan. Menurut Jhon, untuk mendapat siswa, SMK swasta harus berbenah.

"Zaman sudah berubah. Tidak bisa hanya menunggu siswa yang tak lolos dari sekolah negeri," ujarnya. Sebab jumlah sekolah negeri terbatas. Dan paling banyak jumlahnya adalah sekolah swasta. Untuk itu, sekolah swasta juga harus memacu dan mengevaluasi diri.

"Pemerintah sendiri bisa membantu meningkatkan SMK swasta dengan membantu peralatan. Kalau SMKN peralatannya sudah update," kata Kepala SMK Prajnaparamita Kota Malang ini.

Sementara itu meski SMKN, Husnul Chotimah, Kepala SMKN 13 Kota Malang menambahkan sekolahnya juga melakukan sosialisasi ke SMP-SMP untuk memberikan informasi mengenai sekolah dan jurusan yang dimiliki.

"Bagian publikasi yang mengetahui ke SMP-SMP mana saja," kata Husnul dalam pesan WA. SMKN 13 merupakan SMKN paling bungsu dan memiliki asrama di sekolahnya di kawasan Tidar Kota Malang.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved