Breaking News:

Malang Raya

Dalam Acara di Kota Malang, Presiden Jokowi Minta Siswa Maju, Kok Tidak Ada yang Maju?

1.000 KIP itu terdiri dari 311 kartu untuk siswa SMK, 213 kartu untuk siswa SMA, 218 kartu untuk siswa SMP, dan 189 kartu untuk siswa SD.

SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Presiden Jokowi beri buku dalam kunjungan di Dinas Pendidikan Kota Malang, Rabu (24/5/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Presiden Joko Widodo membagikan Kartu Indonesia Pintar (KIP) untuk para siswa di halaman Dinas Pendidikan (Dinas Pendidikan) Kota Malang, Rabu (24/5/2017).

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Prof Dr Muhadjir Effendy, dan Gubernur Jawa Timur, Soekarwo juga hadir dalam acara itu.

Jokowi membagikan 1.000 KIP ke wajib belajar (WB) paket, siswa SD, SMP, SMA, dan SMK.

“Uang ini dipakai untuk membeli keperluan sekolah ya, seperti membeli seragam, sepatu, atau tas. Tidak boleh untuk beli pulsa,” tutur Jokowi saat memberi sambutan.

Bila ketahuan untuk membeli pulsa, maka kartunya akan dicabut.

“Hati-hati ya. Tidak boleh untuk beli pulsa,” tegasnya.

1.000 KIP itu terdiri dari 311 kartu untuk siswa SMK, 213 kartu untuk siswa SMA,  218 kartu untuk siswa SMP, dan 189 kartu untuk siswa SD.

Sedangkan untuk pendidikan kesetaraan sebanyak 69 kartu. Jokowi memberi KIP secara simbolis kepada perwakilan siswa.

Pantauan SURYAMALANG.COM, siswa penerima sudah membawa KIP di lokasi. Siswa SD mendapat Rp 450.000, siswa SMP mendapat Rp 750.000, siwa SMA dan SMK mendapat Rp 1 juta.

“Kalau SMA mendapat Rp 1 juga sudah cukup belum? Kalau tidak cukup, silakan maju,” kata Jokowi.

“Kalau tidak ada yang maju, berarti cukup ya?” ujarnya.

Jokowi minta para siswa fokus belajar dan bisa menyelesaikan sekolah menggunakan.

“Saya harap teruslah belajar agar kalian bisa meraih cita-cita yang diinginkan,” tambahnya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved