Arema FC Vs Mitra Kukar

Ujian Arema FC : Krisis Amunisi, Bongkar Pasang Formasi, Hingga Mandulnya Mesin Gol

Arema tetaplah Arema, tim yang memiliki sejarah panjang dan berprestasi di kancah sepak bola Indonesia. Saya justru mewaspadai kebangkitan mereka

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: eko darmoko
JUARA.net/Suci Rahayu
Duo pemain belakang Persela, Aang Suparman (kiri) dan Ahmad Birrul Walidan (kiri) menjaga striker Arema FC, Cristian Gonzales pada pekan ketujuh Liga 1 musim 2017 di Stadion Surajaya, Lamongan, 21 Mei 2017. 

SURYAMALANG.COM, GAJAYANA - Duel antara tuan rumah Arema FC kontra Mitra Kukar di Stadion Gajayana Kota Malang Minggu (28/5/2017) tak ubahnya sebagai ajang pembuktian tim pelapis. Ya, kedua tim dipastikan akan kehilangan beberapa punggawa utama saat bentrok pada lanjutan kompetisi Liga 1 itu.

Arema FC sebagai tuan rumah dipastikan tak akan diperkuat beberapa pemain andalanya karena tengah menjalani hukuman kartu merah dan juga pemulihan cedera.

Pemain yang pasti absen antra lain Jad Noureddine, Bagas Adi Nugroho, Arthur Cunha dan Junda Irawan. Absennya empat pemain bertahan itu memaksa tim pelatih mencoba duet baru Syaiful Indra Cahya dan juga Hanif Sjahbandi.

Menurut pelatih Arema FC Aji Santoso, bahwa pemilihan duet baru lini belakang tersebut tak lepas dari minimnya sosok stoper yang dimiliki Arema FC. Sehingga tim pelatih harus sesegera mungkin mencari alternatif untuk mengisi posisi stoper itu.

"Posisi lini belakang ini bisa dikatakan tengah darurat sebab pemain-pemain andalan kami seperti Bagas, Junda, Arthur dan juga Jad tidak bisa dimainkan karena masih cedera dan hukuman kartu merah. Sehingga kami berharap duet baru ini bisa tampil sesuai dengan harapan tim pelatih," ucap Aji Santoso, Sabtu (17/5/2017).

Selain masalah cedera pemain, Arema FC juga tengah dihadapkan pada situasi lini depan yang kurang produktif. Hingga pertandingan ketujuh, keran gol Arema FC masih macet diangka 5. Terkait hal ini Aji Santoso menilai bahwa minimnya gol yang dicetak Arema FC tak lepas dari minimnya pemain depan yang dimiliki Arema FC.

"Kami hanya punya dua striker yakni Gonzales dan juga Dedik Setiawan. Saya rasa permasalahan cukup kompleks. Bisa saja pemain depan kami tidak mampu cetak gol karena memang tidak ada peluang atau juga pemain belakang lawan bermain bagus dan tanpa celah. Tetapi kami akan coba maksimalkan dua striker yang ada ini untuk bisa bermain lawan Mitra Kukar," tambahnya.

Sementara itu, tim tamu Mitra Kukar secara kondisi juga tak jauh berbeda dengan Arema FC. Tiga pemain andalan mereka juga diragukan untuk bisa main lawan Singo Edan. Sehingga pelatih Jafri Sastra juga tengah berupaya mencari alternatif pemain pengganti yang akan dimainkan lawan Arema FC.

"Sebenarnya permasalahan Mitra Kukar dan Arema FC ini tidak jauh berbeda. Tiga pemain kami yakni kiper Gery Mandagi, Jorge Gotor dan Inkyun Oh tidak bisa main. Tetapi biarlah besok dilihat di lapangan bagaimana para pemain yang ada menjalankan takti strategi dari masing-masing pelatih untuk bisa berkembang dari menit ke menit," beber Jafri Sastra, pelatih Mitra Kukar.

Di sisi lain, Jafri Sastra mempunyai catatan cukup bagus kala menghadapi Arema FC. Setidaknya dalam dua pertemuan terakhirnya melawan tim kebanggan Aremania itu, belum sekalipun pelatih asal Padang itu tersentuh kekalahan. Kendati demikian, mantan pelatih Persipura itu menilai bahwa menghadapi Arema FC tetaplah tidak akan mudah bagi tim Naga Mekes.

"Arema tetaplah Arema, tim yang memiliki sejarah panjang dan berprestasi di kancah sepak bola Indonesia. Saya justru mewaspadai kebangkitan mereka saat menghadapi kami Mitra Kukar. Sehingga kami saat ini akan berusaha mempersiapkan diri dengan baik dan lebih fokus," imbuhnya.

Jika dilihat dari rekor tujuh pertemuan terakhir, kedua tim cukup berimbang. Arema FC mengoleksi 3 kemenangan. Begitu juga dengan tim asal Tenggarong itu. sementara satu pertandingan lainnya berakhir imbang.

Akan tetapi dalam dua pertemuan terakhir kedua tim di kompetisi ISC musim lalu, tim Singo Edan hanya mampu meraih satu poin saja hasil 1 kali imbang dan 1 kali kalah.

Sehingga pertandingan kedua tim diprediksi akan berlangsung seru dan menarik. Aoalagi kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen. Mitra Kukar mengumpulkan 12 poin dan berada di posisi 5. Sementara Arema FC mengumpulkan 11 poin dan berada diposisi 8. Sehingga jika Arema FC berhasil mengamankan poin penuh, maka tim asuhan Aji Santoso akan menyalip Mitra Kukar di klasemen sementara.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved