Malang Raya
Ajak Warga Tidak Buang Sampah Sembarangan, LSM Pasang 100 Banner di Kabupaten Malang
"Kami berharap dengan kegiatan yang dilakukan ini bisa lebih menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah seenaknya di sungai,"
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Upaya menumbuhkan kesadaran masyarakat terhadap kebersihan lingkungan, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pro-Desa gelar kampanye peduli sungai. Pagelaran ini dilakukan dengan memasang banner berisi ajakan untuk tidak membuang sampah sembarangan terutama di sungai. Ajakan tersebut juga dalam rangka memperingati hari Lingkungan Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni.
Koordinator Pekerja LSM Pro-Desa Kabupaten Malang, Achmad Khoesairi mengatakan, dengan tidak membuang sampah di sembarang tempat khususnya di aliran sungai, maka masyarakat setidaknya ikut menjaga kebersihan lingkungannya. Karena selain membuat sungai tercemar, sampah juga mengakibatkan sungai mengalami pendangkalan.
"Kami berharap dengan kegiatan yang dilakukan ini bisa lebih menyadarkan masyarakat agar tidak membuang sampah seenaknya di sungai," kata Achmad Khoesairi, Selasa (6/6/2017).
Kegiatan kampanye peduli lingkungan itu, menurut Khoesairi, diawali dengan memasang 100 banner di beberapa titik di kawasan Kecamatan Kepanjen. Aksi pemasangan Banner yang juga dibantu oleh Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Pancasila (PP) akan terus memperhatikan masalah kebersihan lingkungan khususnya sungai.
Ada pun tempat-tempat yang akan dipasangi banner kampanye peduli lingkungan, menurut Khoesairi, yakni di Jembatan Sungai Metro Jalibar, Perempatan lampu merah ke arah kromengan, jembatan depan Pemandian Metro, Jembatan Sungai Sukun Barat, Jembatan sungai arah Kecamatan Pagak, Perempatan Markas Tempur Yonzipur, Jembatan Sungai arah Gondanglegi, di sekitar Sungai Molek dan Jembatan utara Mapolres Malang, serta di Pertigaan Pro Tiga Kepanjen.
"Nantinya, secara bertahap banner itu juga akan dipasang di beberapa Jembatan dan tempat-tempat lain di seluruh kecamatan se-Kabupaten Malang yang berpotensi menjadi tempat pembuangan sampah liar," tandas Khoesairi.
Memang, diakui Khoesairi, sekarang ini dirasakan tingkat kesadaran masyarakat untuk tidak membuang sampah sembarangan khususnya di sungai mengalami penurunan. Hal itu bisa dilihat dari banyaknya sampah yang ada di sungai sehingga mengakibatkan pendangkalan. Bahkan, sampah juga ada yang sampai menutup saluran air di Kepanjen.
"Untuk itulah, kami akan ikut berupaya membantu peningkatan kesadaran masyarakat agar tidak membuang sampah sembarangan mengingat dampak yang ditimbulkan cukup besar, terutama soal banjir," tutur Khoesairi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/sejumlah-anggota-lsm-pro-desa-memasang-banner-di-kawasan-kepanjen-kabupaten-malang_20170606_192649.jpg)