Breaking News:

Malang Raya

Kota Malang Harus Gabungkan Pendidikan, Wisata, dan Kreativitas

Dr Djuni Farhan MSi yang juga sebagai pelaku wirausaha, mengatakan bahwa Kota Malang harus memanfaatkan semua potensi yang ada

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
ILUSTRASI - Kampung Tridi (kiri) dan Kampung Warna Warni (Kanan) Kota Malang. 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Wakil Rektor 2 Universitas Gajayana Malang, Dr Djuni Farhan MSi yang juga sebagai pelaku wirausaha, mengatakan bahwa Kota Malang harus memanfaatkan semua potensi yang ada.

"Kota Malang bukan kota industri, tapi kota pendidikan dan kreatif. Sehingga ketika ingin dijadikan sebagai kota entrepreneur, maka yang harus ditonjolkan dan diasah adalah kreativitasnya," katanya pada SURYAMALANG.COM, Selasa (6/6/2017).

Terutama, bila ingin para wisatawan tinggal lebih lama di Kota Malang dan tidak hanya menjadikannya sebagai tempat singgah.

"Kota Malang adalah kota pendidikan. Maka bisa menggabungkan antara pendidikan, destinasi wisata, dan kreativitas. Misalnya membuat taman sebagai anjungan usaha kreatif berbau edukasi," sarannya.

Djuni menyayangkan pusat informasi wisata Kota Malang yang masih kurang dimanfaatkan secara maksimal.

"Tapi kita juga tidak bisa menyalahkan pemerintah saja. Malang bisa maju jika kita berjuang bersama-sama," tuturnya.

Selain itu, ia menambahkan, entrepreneur di Kota Malang bisa berkembang dengan menjalin relasi dengan banyak pihak.

"Karena dari segi promosi, ide, dan kemasan, produk Kota Malang sudah bagus," ungkapnya.

Yang penting juga adalah kemampuan memproduksi dengan dana yang tersedia. Lembaga keuangan harus masuk pada wirausaha dan memberi garansi keberlangsungan usaha jika pelaku usaha mau menjaga konsistensi.

"Intinya butuh inkubasi bisnis agar semua berjalan dengan baik," tutupnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved