Malang Raya
Nilai Pelajar SD Asal Kota Malang Ini Hampir Sempurna, Tapi Hobinya Kontras Banget
Fazana mengaku senang pelajaran Matematika. Menurutnya, Matematika adalah pelajaran ilmu pasti sehingga mudah dipelajari.
Penulis: Benni Indo | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Tiga pelajar SD di Kota Malang mendapat nilai ujian paling tinggi, yaitu 295,5. Tiga pelajar itu adalah Stefania Adinda Natasya dari SDN Lowokwaru 3, Fazana Dwi Nanda dari SDN Percobaan 1, dan M Yana Mabruri dari SDN Percobaan 2.
Fazana Dwi Nanda (12) yang didampingi ibunya, Sri Atika Widowati (50) terlihat sumringah saat keluar dari ruang serba guna SD N Percobaan, Sabtu (10/6/2017). Dia membawa dua piala. Sedangkan satu piala lain dibawa Sri. Tiga piala itu adalah piala kategori juara tingkat provinsi, kota, dan 10 besar tingkat kota.
“Rasanya senang. Saya Tidak menyangka bisa seperti ini,” ungkap Fazana kepada SURYAMALANG.COM.
Fazana mengaku senang pelajaran Matematika. Menurutnya, Matematika adalah pelajaran ilmu pasti sehingga mudah dipelajari. Fazana pun mendapat nilai sempurna alias 100 untuk Matematika.
Hasil ujian itu adalah buah belajar dan les yang diikutinya. Hampir setiap hari Fazana menghabiskan waktu untuk belajar. Dia ikut les di lembaga les usai sekolah. Usai pulang les, dia ikut les privat di rumahnya.
Di tengah kesibukaan belajar, dia meluangkan waktu untuk main game. Fazana mengatakan hobinya adalah main game di ponsel.
“Saya suka main Clash of Clans,” ujarnya.
Fazana main game itu sejam per hari. Sri sengaja memberi waktu anaknya untuk rileks dari aktivitasnya. Dengan main game, Fazana bisa melepas penat sejenak.
“Jadi tidak belajar terus,” kata Sri.
Sri selalu mengajar Fazana agar bisa mengambil tanggung jawab terhadap diri sendiri. Dia sering mengatakan kepada Fazana agar tanggung jawab dalam belajar bila ingin mendapat nilai bagus.
“Anaknya belajar mengambil tanggung jawab. Ini hasil yang membanggakan,” terangnya.
Fazana ikut les sejak kelas 5 SD. Les itu untuk mengejar target lulus di SD.
Fazana memang dikenal sebagai pelajar pintar sejak kelas 1. DIa selalu menempati posisi pertama dan kedua di kelas.
“Ini bukan akhir perjalanannya. Tetapi ini adalah awal untuk menggapai cita-citanya,” kata perempuan yang bekerja sebagai PNS di Pemkot Malang itu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/fazana-dwi-nanda-dan-ibunya-sri-atika-widowati-menjadi-lulusan-terbaik-dengan-nilai-2955_20170610_151358.jpg)