Malang Raya
Ketua Pilrek UIN Maliki Malang : Anggapan Buruk pada Prof Mudjia Itu Tidak Benar
Rektor incumbent tidak ada campur tangan sama sekali dalam Pilrek ini. Beliau saja hanya satu kali menapakkan kaki di ruangan panitia Pilrek
Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Permasalahan yang terjadi di pemilihan rektor UIN Maulana Malik Ibrahim Malang menyebabkan adanya anggapan buruk pada rektor incumbent, Prof Mudjia Rahardjo.
Di dalam kampus UIN beredar kabar mengenai Prof Mudjia yang sengaja membatalkan penyalonan diri Prof Khusnuridlo agar saingannya berkurang dalam Pilrek tersebut.
"Itu sangat tidak benar. Rektor incumbent tidak ada campur tangan sama sekali dalam Pilrek ini. Beliau saja hanya satu kali menapakkan kaki di ruangan panitia Pilrek saat pendaftaran bakal calon, itu pun disaksikan media," bela ketua panitia Pilrek UIN Maliki, Dr H Suaib H Muhammad MAg, Senin (12/6/2017).
Ia melanjutkan, ruang panitia juga sengaja diletakkan berseberangan dengan kantor Prof Mudjia di lantai 1 Rektorat UIN Maliki. Hal itu dilakukan agar jika Prof Mudjia melakukan kunjungan ke ruangan itu, ia akan terlihat oleh banyak orang yang melintas.
"Rektor justru senang karena ada kompetitor, bukan hanya ia sendiri yang melaju sebagai calon," ujarnya.
Suaib mengatakan, sebagai rektor, Mudjia masih memiliki banyak tugas yang harus diselesaikan.
"Memang idealnya dua kali masa jabatan, dan memang lebih baik dari orang dalam yang sudah memahami kondisi UIN Maliki. Tapi siapa saja yang terpilih, saya yakin akan memajukan UIN dengan cara mereka masing-masing," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ketua-panitia-pilrek-uin-maliki-dr-h-suaib-h-muhammad-mag_20170612_130742.jpg)