Malang Raya

Situs Purbakala Diduga Bagian Candi Ditemukan di Merjosari Kota Malang, Kerajaan Kanjuruhan?

Temuan ini dilaporkan ke Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan dan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud. Ida berharap ada tim yang diturunkan.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Situs yang diduga Yoni peninggalan kerajaan Kanjuruhan yang ditemukan di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, tepatnya di RW 6 kota Malang 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU – Penemuan situs purbakala kembali terjadi di kota Malang. Kali ini, temuan berada di Kelurahan Merjosari, Kecamatan Lowokwaru, tepatnya di RW 6.

Temuan itu berupa batu yoni berada di tengah ladang yang ditanami rumput oleh warga.

Kepala Dinas Pariwisata Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni yang sudah mendatangi lokasi mengatakan, benda itu diduga peninggalan Kerajaan Kanjuruhan.

Kerajaan Kanjuruhan adalah kerajaan yang bercorak Hindu. Kerajaan itu berdiri pada abad ke 8 dan pusatnya berada di kawasan Kota Malang.

Dalam Prasasti Dinoyo dikatakan raja yang terkenal memipin Kerajaan Kanjuruhan adalah Hajayana. Peninggalan lainnya adalah Candi Badut dan Candi Wurung. Ida juga mengatakan situs yang berada di situ kondisi tercerai antara satu situs dengan situs yang lain.

“Kalau ke bawah ada batu lumping. Kemudian yang paling bawah ada sumber air. Strukturnya seperti kolam,” ujarnya, Jumat (16/6/2017).

Ida menambahkan, tanah yang berada di bawah teksturnya keras seperti batu. Kemungkinan besar, ada benda-benda lain yang berada di bawah tanah. Pasalnya, batu yoni kerap ditemukan tidak jauh dari candi.

“Saya awalnya mendapat kabar dari rekan-rekan Komunitas Jelajah Jejak Malang (JJM). Setelah itu langsung ke lokasi. Saya ke lokasi sekitar dua hari yang lalu,” paparnya.

Terhadap temuan itu, Ida sudah melapor ke Balai Pelestari Cagar Budaya (BPCB) Trowulan dan Dirjen Kebudayaan Kemendikbud. Ida berharap ada tim yang diturunkan untuk meneliti lebih jauh atas temuan situs itu.

“Saya sudah laporkan secara lisan dan tertulis sehingga kalau memang perlu diteliti, agar mereka turunkan tim,” ujarnya.

Sugiyanto (24) warga sekitar yang saban hari datang ke ladang mengatakan kalau keberadaan situs itu sudah lama diketahui warga. Bahkan, saat ramai-ramainya togel, banyak orang berbondong-bondong datang situ untuk mencari nomor keberuntungan.

“Sekarang sudah jarang orang datang ke situ,” katanya.

Situs itu kata Sugiyanto dulunya berada di tengah-tengah ladang. Namun belakangan posisinya bergeser agak ke pinggir dekat dengan sungai. Sugiyanto mengaku tidak mengetahui siapa orang yang menggeser benda itu. 

“Dulu kelihatan sekali Karena posisinya di tengah,” paparnya.

Sekadar informasi, batu yoni biasanya berpasangan dengan batu lingga. Batu lingga dan yoni adalah perlambang alat kelamin laki - laki dan perempuan. Keberadaan lingga dan yoni menunjukkan kalau tempat tersebut adalah daerah yang subur. Lingga dan yoni paling sering ditemukan berada di dekat candi

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved