Nasional

Tidak Semua Mie Samyang yang Beredar di Indonesia Mengandung Babi

Kepala BPOM Penny Lukito saat konfrensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin lalu memberikan saran kepada warga dalam memilih produk yang halal

Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
FOTO ARSIP - Petugas memeriksa mie instan impor mengandung babi di Kota Malang, Selasa (20/6/2017). 

SURYAMALANG.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menemukan kandungan babi pada empat produk mi instan asal Korea.

Empat produk itu yakni Samyang dengan nama produk U-Dong, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black, Samyang dengan nama produk Mie Instan Rasa Kimchi, dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen.

Empat produk mie instan yang disebut mengandung babi ini diimpor PT Koin Bumi (Mu Gung Hwa). 

Meskipun demikian, ada pula mie Samyang yang tidak mengandung babi. Mie tersebut diimpor PT Korinus. Nama produk mie tersebut adalah Samyang Hot Chicken Ramen.

Berdasarkan video yang di-upload akun Facebook Korinus Samyang pada April lalu, produk mereka telah mendapatkan label halal dari Federasi Muslim Korea. Sementara itu, untuk label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), masih dalam proses.

Kepala BPOM Penny Lukito saat konfrensi pers di Pelabuhan Tanjung Priok, Senin lalu memberikan saran kepada warga dalam memilih produk yang halal dikonsumsi.

Menurut dia, ada baiknya masyarakat meneliti kemasan produk yang hendak dibeli seperti izin edar dari BPOM yang ada di belakang kemasan serta label halal di kemasan tersebut.

"Makanan kemasan Korea umumnya produk impor, jadi bisa dicek di belakang kemasannya, ada izin edar BPOM atau tidak. Setelah cek izin edar, cek juga keterangan halal atau tidaknya," kata Kepala Balai Pengawas Obat dan Makanan Serang, Nurjaya Bangsawan, saat ditemui Kompas.com di Bandara Soekarno-Hatta, Senin (19/6/2017) siang.

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved