Breaking News:

Nasional

30 Juni Nanti, Obama Temui Jokowi di Bogor, Apa yang Mereka Bicarakan? Ini Bocorannya . . .

Pertemuan itu sendiri, lanjut Johan, menindaklanjuti undangan yang pernah diutarakan Jokowi kepada Obama saat berkunjung ke AS, beberapa waktu lalu.

dw.com
FOTO ARSIP - Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan Barack Obama pada 2015 di Amerika Serikat. 

SURYAMALANG.COM - Pertemuan Presiden Joko Widodo dengan mantan Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, akan digelar di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, pada 30 Juni mendatang.

Staf Khusus Presiden Bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo mengatakan, tidak ada upacara kenegaraan untuk menyambut Obama.

"Sepertinya tidak ada upacara kenegaraan karena Beliau (Obama) bukan Presiden lagi," ujar Johan di Kompleks Istana Presiden, Jumat (23/6/2017).

Soal topik pembicaraan, Johan tidak tahu pasti. Namun, tidak ada misi khusus antara Jokowi dan Obama dalam pertemuan itu.

Pertemuan itu sendiri, lanjut Johan, menindaklanjuti undangan yang pernah diutarakan Jokowi kepada Obama saat berkunjung ke AS, beberapa waktu lalu.

"Hanya makan siang bersama. Tidak ada agenda khusus. Itu juga atas undangan pribadi Pak Jokowi kepada Pak Obama," ujar Johan.

Diberitakan, Sekretaris Kabinet Pramono Anung memastikan mantan Presiden Amerika Serikat Barack Obama akan berkunjung ke Indonesia.

"Kunjungan (Obama ke Indonesia) pasti," ujar Pramono, di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (13/6/2017).

Di Indonesia, Obama diagendakan menemui Presiden Joko Widodo pada tanggal 30 Juni 2017.

Salah satu agenda yang akan dihadiri Obama dalam rangkaian kunjungannya ke Indonesia yaitu menyampaikan pidato kunci dalam Kongres ke-4 Diaspora Indonesia pada 1 Juli 2017.

Pidato Obama dalam sesi pembukaan kongres tersebut akan menjadi pidato pertamanya di Asia setelah menyelesaikan tugasnya sebagai Presiden Amerika Serikat pada Januari.

Ketua Board of Trustees Indonesian Diaspora Network Global (IDNG) Dino Patti Djalal mengatakan, sesi pidato Obama akan menjadi sesi tertutup yang hanya dapat diikuti oleh sekitar 3.500 peserta yang terdiri atas diaspora Indonesia, undangan, serta publik terseleksi.

Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved