Mudik Lebaran

Pulang Berlebaran, Mobil Sedan Terbang ke Sungai Brantas di Blitar

Pengendara mobil yang belum diketahui namanya tersebut sengaja banting setir ke kiri, agar tidak menabrak mobil di depannya.

Pulang Berlebaran, Mobil Sedan Terbang ke Sungai Brantas di Blitar
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Mobil sedan masuk Sungai Brantas, di area dermaga penyeberangan Desa Kunir, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar dan Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Sebuah mobil sedan dari pabrikan Honda terjebur ke Sungai Brantas di perbatasan Desa Kunir, Kecamatan Srengat, Kabupaten Blitar dan Desa Kaliwungu, Kecamatan Ngunut, Kabupaten Tulungagung, Rabu (28/6/2017) siang.

Seorang sopir dan seorang penumpang selamat, karena mobil tersangkut dan tidak masuk aliran sungai.

Menurut saksi mata, Saji (68) warga Kaliwungu, awalnya mobil antre dari arah utara (Blitar). Salah satu penumpang turun dari mobil. Sedangkan sopir dan seorang penumpang tetap berada di dalam mobil.

“Tiba-tiba saat akan masuk perahu, mobilnya menyala seperti digas gitu. Tahu-tahu mobil meluncur cepat, terus banting setir ke arah kiri,” ungkap Saji.

Saji menuturkan, saat kejadian tidak ada antrean sepeda motor yang biasanya berbaris sangat panjang. Di depan mobil tersebut hanya ada satu mobil sedan berwarna merah, tepat di bibir dermaga dan akan masuk ke perahu.

Pengendara mobil yang belum diketahui namanya tersebut sengaja banting setir ke kiri, agar tidak menabrak mobil di depannya.

“Kalau dia tidak banting setir ke kiri, dia menabrak mobil di depannya. Dan kalau saja di depannya ada antrean motor, banyak yang jadi korban,” ucap Saji.

Mobil AG 1292 RO ini sempat menabrak pembatas jalan, kemudian melayang ke Sungai Brantas. Mobil kemudian menabrak pondasi dermaga penyeberangan hingga ringsek di bagian depan.

Dua orang yang ada di dalam mobil tersebut, seorang laki-laki dan perempuan selamat.

Hanya saja keduanya mengalami benturan di bagian dada. Keduanya segera dibawa ke sebuah rumah sakit swasta di Kecamatan Ngunut. Sementara mobil yang tersangkut di dermaga menjadi tontonan para penyeberang.

“Saya tadi sempat tanya sopirnya, dia masih sehat bisa jalan sendiri. Kemungkinan mobilnya berhenti di tempat menurun tidak direm tangan, tapi dimasukkan giginya. Begitu dinyalakan langsung melaju,” tandas Saji.

Seseorang yang mengaku saudara pemilik mobil ini mengatakan, pengemudi mobil tersebut adalah kakaknya. Mobil baru saja dari Kediri menjemput kakaknya. Mobil tersebut dalam perjalanan pulang ke Desa Buntaran, Kecamatan Rejotangan.

“Hanya benturan di dada, tapi semuanya masih sehat. Untuk memastikan mereka saya bawa ke Rumah Sakit Madinah,” ujarnya.

Penulis: David Yohanes
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved