Nasional
Tragis, Dokter Ganteng Ini Meninggal Dunia di Kamar Jaga Setelah Piket Lebaran 5 Hari
Kematian dokter Taofik diduga terkena serangan jantung setelah berjaga 5 hari berturut-turut di 3 rumah sakit, saat senior lain sedang cuti lebaran.
SURYAMALANG.COM, JAKARTA - Kabar duka datang dari bidang atau profesi kedokteran di Indonesia di masa lebaran saat ini.
Seorang dokter spesial anastesi ditemukan dalam keadaan meninggal dunia di kamar jaga, di salah satu rumah sakit swasta.
Kabar meninggalnya dokter saat bertugas, pertama diunggah oleh akun twitter @blogdokter, pada Selasa (27/6/2017), sekira pukul 22.38 WIB.
Dilansir dari beberapa informasi, dokter tersebut bernama Stefanus Taofik (35), dokter spesialis anastesi, asal Cakranegara, Lombok, Nusa Tenggara Timur.
Kematian dokter Taofik diduga terkena serangan jantung setelah berjaga 5 hari berturut-turut di 3 rumah sakit, saat senior lain sedang cuti lebaran.
Stefanus Taofik meninggalkan seorang istri dan seorang anak berusia 1 tahun.
Dokter Taofik merupakan alumnus fakultas kedokteran Universitas Katolik Atma Jaya (FKUAJ), angkatan 2000.
*Artikel ini telah dipublikasikan sebelumnya di Tribunnews.com dengan judul Piket 5 Hari Berturut-turut, Dokter Ganteng Ini Meninggal di Kamar Jaga
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/dokter-tafik_20170628_151705.jpg)