Breaking News:

Malang Raya

Waduh, Kok Bisa Sih? Terjadi Krisis Garam di Kota Malang

"Kemarin ada empat orang kecele, mereka datang kemari nyari garam tetapi ya gimana lagi, lha wong barangnya tidak ada," imbuhnya.

SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Dentra Putra menata garam yang baru datang di warungnya di Kota Malang setelah sepekan pasokan kosong 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Terjadi keterlambatan pasokan garam di Pasar Besar Kota Malang. Akibatnya lima hari terakhir, pasokan garam di pasar terbesar di Kota Malang ini sulit dicari.

M Sulkhan mengatakan sudah empat terakhir tidak menjual garam.

"Saya hanya menjual garam dapur halus, sudah beberapa hari ini tidak ada. Saya pesan, tetapi barang masih belum ada sehingga belum dikirim," ujar Sulkhan kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (11/7/2017).

Karena pasokan di tokonya kosong, sejumlah konsumennya kecele.

"Kemarin ada empat orang kecele, mereka datang kemari nyari garam tetapi ya gimana lagi, lha wong barangnya tidak ada," imbuhnya.

Sedikit berbeda dengan warung Dentra Putra. Dentra mengaku baru hari ini warungnya mendapatkan kiriman garam, baik halus maupun kasar.

"Setelah seminggu ini kosong, baru tadi pagi dapat kiriman garam. Itu pun tidak semua merek. Saya menjual dua merek garam halus, tetapi hanya satu merek yang ada dan dikirim hari ini. Sedangkan merek satunya malah masih kosong. Garam grosok atau kasar juga baru dikirim hari ini. Sama-sama kosong sepekan terakhir ini," ujar Dentra.

Baik Dentra maupun Sulkhan tidak mengetahui penyebab sulitnya pasokan garam ke Pasar Besar. Dentra sempat menduga kalau tersendatnya pasokan karena faktor libur Lebaran.

"Tetapi tahun kemarin tidak ada masalah meskipun ada libur Lebaran," ujarnya. Akhirnya anggapannya terbantahkan sendiri, jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Garam yang baru dikirim hari ini ke warung Dentra, mengalami kenaikan harga. Garam halus yang sebelumnya seharga Rp 2.500 per bungkus naik menjadi Rp 3.200. Sedangkan garam kasar dari Rp 1.700 menjadi Rp 2.000 per bungkus 1 Kg.

"Ternyata sekarang barangnya ada meski sedikit, tetapi harganya naik," pungkas Dentra.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved