Breaking News:

Apeksi 2017

Ini Cara Efektif Ala Presiden Jokowi untuk Pemberantasan Korupsi Terkait Kebijakan

Presiden menghimbau agar aparat berani membuat keputusan atas kasus yang merupakan hasil sebuah kebijakan untuk tidak masuk ke dalam ranah pidana

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Presiden Joko Widodo menyalami sejumlah Wali Kota dalam penutupan Rakernas Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Hotel Savana, Kota Malang, Kamis (20/7/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Sistem pemerintahan yang baik dan penindakan hukum yang membuat efek jera dipercaya bisa menurunkan angka korupsi di Indonesia. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo kepada wartawan usai menghadiri Penutupan Rakernas XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) di Kota Malang, Kamis (20/7/2017).

"Perbaikan sistem pemerintahan terus menerus kita perbaiki, sehingga jangan sampai ada pejabat kita yang meloncati pagar yang sudah ditentukan sistem itu. Yang kedua, penindakan hukum yang membuat efek jera," kata Presiden seperti dalam rilis yang dikirimkan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Presiden Jokowi menilai, aparat penegak hukum juga harus memiliki kemampuan untuk memilah antara kasus yang merupakan hasil sebuah kebijakan dan kasus yang sengaja mencuri uang rakyat.

"Ini yang saya lihat banyak kepala daerah yang masih bimbang memutuskan karena pemilahan ini memang harus jelas," imbuhnya.

Untuk itu Presiden menghimbau agar aparat berani dalam membuat keputusan atas kasus yang merupakan hasil sebuah kebijakan untuk tidak masuk ke dalam ranah pidana.

"Karena apapun yang namanya wali kota, bupati, gubernur, itu mempunyai wewenang untuk memutuskan," pungkas Jokowi.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved