Breaking News:

Apeksi 2017

Saat Pidato di Kota Malang, Hadirin Terdiam Sepi, Jokowi Lontarkan Kalimat Guyonan Ini . . .

Pidato Jokowi di penutupan Rakernas Apeksi terbilang panjang. Ia tiba sekitar lokasi acara pukul 13.22 wib, dan pukul 14.10 wib,

IST
Presiden Jokowi (tengah) saat hadir dalam Apeksi 2017 di Kota Malang, Kamis (20/7/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah daerah tidak terjebak pada rutinitas, monoton, dan linier.

Pernyataan tegas ini disampaikan Jokowi dalam pidatonya menutup Rakernas XII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) di Kota Malang, Kamis (20/7/2017).

Jokowi menegaskan perubahan terjadi sangat cepat.

"Kembali saya ingatkan, perubahan terjadi sangat cepat. Dulu orang belajar internet, belum selesai sudah ada mobile internet. Lompatan terjadi sangat cepat di dunia ini. Kalau kita tidak berubah, maka kita akan tertinggal. Karenanya jangan terjebak pada rutinitas, hal yang monoton, dan linier," tegas Jokowi.

Ia mengulang beberapa kali tentang perubahan ini. Ia juga memberikan contoh sejumlah perubahan dan kecepatan teknologi di dunia.

Ia juga kembali menekankan pemerintah daerah tidak terjebak pada sesuatu yang rutin, linier, dan monoton.

Pidato Jokowi di penutupan Rakernas Apeksi terbilang panjang. Ia tiba sekitar lokasi acara pukul 13.22 wib, dan pukul 14.10 wib, ia sudah menutup acara.

Pidatonya sepanjang hampir 20 menit membuat ruangan senyap.

"Ini kok diam dan sepi, sudah pada ngerti ya," ujarnya sambil diikuti tepuk tangan wali kota dan undangan.

Jokowi dan rombongan meninggalkan Hotel Savana, lokasi Rakernas sekitar pukul 14.50 wib setelah sempat memberikan sesi wawancara dengan awak media.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved