Malang Raya

Miris, Dapat Predikat Kota Layak Anak, Ternyata Belum Ada Perda Kawasan Tanpa Rokok di Kota Malang

Meskipun bangga dengan capaian itu, Anton mengakui masih banyak kekurangan, di antaranya belum adanya aturan tentang KTR.

Miris, Dapat Predikat Kota Layak Anak, Ternyata Belum Ada Perda Kawasan Tanpa Rokok di Kota Malang
KOMPAS.COM/AMIR SODIKIN
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wali Kota Malang, M Anton mendorong pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR). Perda KTR itu semakin menguatkan capaian Kota Malang sebagai Kota Layak Anak (KLA).

Kota Malang termasuk kota yang mendapat predikat KLA dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) RI. Penghargaan KLA ini diserahkan bersamaan rangkaian peringatan Hari Anak Nasional di Pekanbaru pada 23 Juli 2017.

Meskipun bangga dengan capaian itu, Anton mengakui masih banyak kekurangan, di antaranya belum adanya aturan tentang KTR. Padahal aturan tentang KTR termasuk dalam verifikasi dan penilaian KLA.

“Dalam verifikasi (KLA) itu muncul peraturan yang harus ada, termasuk kawasan tanpa rokok. Kota Malang belum punya Perda-nya, meskipun sudah kami serahkan ke dewan. Kami mendorong agar segera disahkan,” kata Anton kepada SURYAMALANG.COM, Senin (24/7/2017).

KLA menilai dari berbagai sisi, di antaranya layanan kesehatan, pendidikan, dan ruang bermain anak. Kota Malang sudah memiliki tempat bermain anak, seperti taman dan ruang terbuka hijau.

Namun dari sisi kesehatan, Kota Malang belum memiliki aturan tentang kawasan tanpa rokok ini.

“Namun, kami sudah memberi perhatian mulai dari kandungan sampai lahir,” imbuhnya.

Sementara itu, dua orang anggota panitia khusus (Pansus) Raperda KTR DPRD Kota Malang, Choirul Anwar mengatakan sebenarnya sudah tidak ada polemik dalam pembahasan Raperda itu.

“Memang kami sempat mengakomodasi saran dari gabungan pengusaha rokok yang keberatan tentang promosi di pasar. Itu nanti perlu diatur lebih detil. Tetapi sudah selesai di tingkatan Pansus, dan tinggal menyerahkan ke paripurna dewan,” ujar Choirul.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved