Malang Raya
Dalam Urusan Ini, Abah Anton Akui Kota Malang Kalah dengan Makassar
Ada perubahan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk melengkapi Ngalam Command Center. Mayoritas dana dipakai untuk penambahan CCTV.
Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemkot Malang bakal menambah 47 CCTV untuk menunjang kinerja Ngalam Command Center.
Sampai pertengahan tahun ini, Pemkot Malang belum bisa meluncurkan Ngalam Command Center karena harus menambah beberapa hal. Selain interior dan perlengkapan dalam ruang, juga adanya tambahan puluhan CCTV itu.
“Paling penting tambahan CCTV ini. Itu juga permintaan Forum Pimpinan Daerah (Forpimda) plus. Ada penambahan 47 CCTV di sejumlah lokasi nanti,” ujar M Anton, Wali Kota Malang kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (28/7/2017).
Kamera pemantau itu untuk memantau kemacetan lalu lintas, kejahatan, dan kondisi terkini kampung-kampung tematik. Makanya kamera itu akan dipasang di ruas jalan, dan kampung tematik.
“Situasi kampung tematik atau taman juga bisa dipantau melalui kamera itu. Saya akui, jumlah CCTV masih kalah jauh dibandingkan Makassar yang mencapai sekitar 200 unit,” imbuh Anton.
Penambahan puluhan CCTV itu bakal dianggarkan dalam Perubahan APBD 2017 yang dibahas pada Agustus 2017. Ada perubahan anggaran sebesar Rp 5 miliar untuk melengkapi Ngalam Command Center. Mayoritas dana dipakai untuk penambahan CCTV.
Ngalam Command Center bakal menjadi pusat komando pimpinan Kota Malang. Di tempat ini tersaji data dan peristiwa di Kota Malang saat itu.
Sedangkan data yang tersaji antara lain data umum geografis dan kependudukan Kota Malang, tingkat kota sampai kelurahan. Juga ada data pemakaian dana mulai dari tingkat paling rendah sampai organisasi perangkat daerah (OPD).
“Ada juga data penyerapan anggaran, ibu hamil, dan kelahiran. Semua data tersaji,” terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/ilustrasi-kamera-cctv.jpg)