Breaking News:

Malang Raya

Garam Langka, Tak Pengaruhi Produksi Telur Asin di Kota Batu, Tapi Ini yang Terjadi . . .

"Kalau garam saya habis, saya selalu pesan dari daerah Sengkaling. Itu langganan saya. Sekali beli saya langsung beli 50 Kg," kata Lismawati,

SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Lismawati menunjukkan produksi telur asinnya di Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Stok garam yang langka di beberapa daerah ternyata tidak mempengaruhi produksi telur asin di Kota Batu. Seperti yang diungkapkan oleh salah satu pengusaha telur asin di Kota Batu, Lismawati, di Dusun Klerek, Desa Torongrejo, Kecamatan Junrejo.

Ia mengatakan, harga satu butir telur asin masih tetap ia jual dengan harga Rp 2.500 per butir. Dalam satu kali produksi biasanya ia membuat 3000 butir telur.

Lismawati tak menaikkan harga telur asin karena harga telur bebek masih stabil. Oleh karena itu kenaikan harga garam tidak mempengaruhi harga telur asinnya. Meskipun sekali ia membuat telur asin menghabiskan sekitar 8 Kg garam.

"Kalau garam saya habis, saya selalu pesan dari daerah Sengkaling. Itu langganan saya. Sekali beli saya langsung beli 50 Kg," kata Lismawati, Selasa (1/8/2017).

Per kilogramnya, garam yang ia beli sekitar Rp 6.500. Garam yang ia beli ini ialah garam yang tanpa merek. Dikatakannya, memang harga garam yang naik dan langka ini masih belum mempengaruhi harga telurnya.

"Bisa lari semua dong mbak kalau saya naikkan harga telur asinnnya. Gak berani saya mbak," imbuh dia yang sudah 10 tahun berusaha telur asin.

Sementara itu, pantauan SURYAMALANG.COM di Pasar Batu, harga garam memang naik. Hal itu diungkapkan oleh salah satu pedagang di Pasar Batu, Arba'tin. Ia mengatakan harga garam beryodium yang sebelumnya Rp 1500 menjadi Rp 3000 satu bungkus.

"Iya mbak naik harganya. Biasanya saya gak jualan yang merek itu. Tapi yang biasa saya jual, katanya sudah gak produksi, jadinya jual yang itu," kata dia.

Persediaan garam yang sedikit di Kota Batu ini dirasakan hampir sekitar dua bulan.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved