Breaking News:

Malang Raya

Jurusan Farmasi SMK Pradjna Paramita Kota Malang Manfaatkan Salak untuk Minyak Aromatherapi

Buah salak untuk kopi itu hanya memanfaatkan bijinya. Sedang buahnya kemudian dimanfaatkan untuk aroma di minyak aromatherapi.

IST
Jurusan Farmasi SMK Prajna Paramita Kota Malang mengembangkan minyak aromatherapi aroma salak sejak setahun lalu. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Jurusan Farmasi SMK Pradjna Paramita Kota Malang memanfaatkan buah salak untuk minyak aromatherapi. Kemasan botolnya mirip buatan pabrikan. Namun pembedanya adalah warna minyaknya berwarna pink. Sedang labelnya bernama Zalacca Care.

"Untuk bahannya terbuat dari kamper, menthol, minyak gondopuro dan aroma salak dari buah salak," jelas Gegana Kresna Permana, siswa kelas 11 jurusan Farmasi kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (1/8/2017).

Ditambahkan Erin Lailatul Agustiningtyas, siswa kelas 11 Farmasi, usai menggerus kamper dan mentol, selanjutnya diberi minyak gondopuro 5-10 mili. Lalu diberi tetesan aroma salak.

Menurut Gegana, ketika ada pemesanan, siswa dilibatkan dalam produksinya.

"Kami menjualnya lewat media sosial (medsos)," urainya. Pernah ada permintaan sebanyak 15 kotak. Per kotak berisi 12 botol. Masing-masing botol berisi 10 mili.

"Waktu itu ada pemesanan dari mitra guru," ujar Gegana.

Harga per botol Rp 10.000. Soal kendala produksi pada ketersediaan buah salak. Sebab salak adalah buah musiman. Ikhwal pemakaian buah salak ternyata dari produksi kopi petualang buatan jurusan farmasi.

Buah salak untuk kopi itu hanya memanfaatkan bijinya. Sedang buahnya kemudian dimanfaatkan untuk aroma di minyak aromatherapi. 

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved