KPK Geledah Balai Kota

Demi Dengarkan Pidato Kenegaraan, Pimpinan DPRD Kota Malang Minta Dispensasi kepada KPK

Hari ini Badan Musyawarah (Bamus) menggelar rapat paripurna terkait pengunduran diri Arief Wicaksono sebagai ketua DPRD Kota Malang.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Zainudin. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Wakil Ketua DPRD Kota Malang, M Zainuddin berharap ada dispensasi dari penyidik KPK terkait pemeriksaan yang digelar pada Rabu (16/8/2017).

Sebab pada waktu itu ada paripurna mendengarkan pidato kenegaraan menjelang HUT RI ke 72.

“Mendengarkan pidato kenegaraan kan wajib. Biasanya mulai pukul 09.30 WIB atau pukul 10.00 WIB,” kata Zainudin kepada SURYAMALANG.COM, Senin (14/8/2017).

Sementara itu, hari ini Badan Musyawarah (Bamus) menggelar rapat paripurna terkait pengunduran diri Arief Wicaksono sebagai ketua DPRD Kota Malang. Imam berharap tiga wakil ketua datang dalam paripurna malam nanti. Sebab, ada pandangan fraksi setelah pembacaan surat pengunduran diri. Jika ada wakil ketua yang absen, maka hanya sifatnya pandangan.

“Sekwan bingung mencari keberadaan Bu Wiwik Hendri Astuti. Ponselnya masih disita KPK sehingga tidak bisa dihubungi. Sedangkan rumahnya banyak,” kata Zainuddin.

Perlu diketahui, sejumlah anggota DPRD Kota Malang diperiksa penyidik KPK mulai Selasa (15/8/2017).

“Saya akan diperiksa pada Rabu pukul 10.00 WIB,” kata Imam Fauzi, Ketua Komisi D DPRD Kota Malang.

Imam tidak ada persiapan khusus untuk pemeriksaan tersebut.

“Nanti juga tidak tahu pertanyaannya apa. Saya ikuti saja,” tambahnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved