Malang Raya

Mahasiswa Baru UIN Maliki Malang Dibentak-Bentak, Tapi Itu Bermaksud Baik Lho, Jangan Salah Paham

Ketika mahasiswa baru melakukan kesalahan, hukuman yang diberikan pada mereka juga tidak sembarangan, bukan juga kekerasan fisik.

Mahasiswa Baru UIN Maliki Malang Dibentak-Bentak, Tapi Itu Bermaksud Baik Lho, Jangan Salah Paham
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Tim evaluator PBAK UIN Maliki menertibkan mahasiswa baru, Senin (14/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Meskipun sempat ada bentakan pada para mahasiswa baru UIN Maulana Malik Ibrahim Malang dari tim evaluator kegiatan Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK), namun semua itu bermaksud baik.

Ketua panitia PBAK, Fatkhur Rokhman Yuharta mengatakan tidak ada kekerasan dari para evaluator, melainkan hanya ketegasan untuk membentuk karakter disiplin dan tertib mahasiswa baru.

"Bentakan tidak berlangsung sepanjang hari. Hanya beberapa kali untuk menegaskan mereka. Evaluator juga tidak akan mencari-cari kesalahan, apalagi menerapkan kekerasan fisik," tegasnya pada SURYAMALANG.COM saat acara PBAK, Senin (14/8/2017).

Ketika mahasiswa baru melakukan kesalahan, hukuman yang diberikan pada mereka juga tidak sembarangan, bukan juga kekerasan fisik.

"Hukuman yang diberikan sesuai dua tema PBAK, yaitu keislaman dan NKRI. Mereka bisa dihukum untuk membaca sholawat, istigfar, atau membaca Pancasila, dan menyanyikan Indonesia Raya," jelas mahasiswa Bahasa dan Sastra Arab itu.

Saat mahasiswa baru bergerak dari lapangan menuju ruang materi pun mereka diminta membaca istigfar dengan suara lantang.

"Kegiatan dengan evaluator ini sudah didiskusikan dengan rektor juga. Karena ini juga menanggulangi hal-hal yang tidak diinginkan ketika mereka kuliah, misalnya datang terlambat," ujarnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved