Breaking News:

Malang Raya

Anggaran 200 Juta P2KP Kota Batu untuk 4 Kelurahan dan 1 Desa, Seperti Ini Penggunaan Dananya

Tahun ini ada empat kelurahan dan satu Desa, yakni Kelurahan Sisir, Kelurahan Songgokerto, Kelurahan Ngaglik, Kelurahan Temas, dan Desa Sumberbrantas

SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Contoh poliback di Desa Sumberbrantas dalam program P2KP. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Masyarakat Kota Batu harus lebih bisa menilai keamanan pangan yang dikonsumsi untuk katahanan pangan.

Karena pentingnya ketahanan pangan di Kota Batu, Dinas Ketahanan Pangan Batu mulai memperbaiki sistem tersebut, terlebih di sektor pertanian.

Kabid Konsumsi dan Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Achmad Supriyanto mengatakan tahun ini pihaknya mengembangkan program Penerapan Penganekaragaman Konsumsi Pangan (P2KP).

Achmad mengatakan program ini untuk meningkatkan asupan gizi di masyarakat Kota Batu.

"Kami mengajak masyarakat ini melihat potensi yang ada di sekitarnya. Seperti pekarangan rumah. Nanti akan dibentuk dengan KRPL (Kawasan Rumah Pangan Lestari)," kata Achmad.

Program ini dianggarkan sekitar Rp 200 juta APBD 2017.

Tahun ini ada empat  kelurahan dan satu Desa, yakni Kelurahan Sisir, Kelurahan Songgokerto, Kelurahan Ngaglik, Kelurahan Temas, dan Desa Sumberbrantas.

Masing-masing lokasi yang ditunjuk ini memiliki potensi yang berbeda-beda.

Seperti di Kelurahan Sisir, Songgokerto, Temas, yang berpotensi untuk sayur-sayuran seperti cabe merah, terong, sawi, andewi, dan lainnya.

Lalu di Kelurahan Ngaglik yang diberdayakan untuk peternakan lele.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved