Breaking News:

Malang Raya

Sosiodrama di Kanjuruhan Ini Gambarkan Perjuangan Usir Belanda di Pujon, Lihat Respon Bupati Malang

Sosiodrama itupun mendapat apresiasi dari peserta upacara peringatan HUT detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di stadion Kanjuruhan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Salah satu adegan sosiodrama perang kemerdekaan di kawedanan Pujon dibawah pimpinan Mayor Abdul Manan Wijaya yang ditampilkan dalam rangkaian upacara HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang, Kamis (17/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Upacara peringatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Stadion Kanjuruhan Kabupaten Malang menampilkan sosiodrama perang kemerdekaan di kecamatan Pujon.

Sosiodrama itu menggambarkan masa perang kemerdekaan di wilayah kawedanan Pujon, di bawah pemimpin strategi perang Mayor Abdul Manan Wijaya.

Tentara pejuang dan rakyat bersatu bersama-sama mengusir penjajah Belanda.

Sosiodrama yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut menggambarkan dan menceritakan bagaimana rakyat ditindas oleh penjajah Belanda.

Hingga akhirnya Mayor Abdul Manan Wijaya bersama tentara dan para Kyai serta tokoh masyarakat waktu itu berkumpul menyatukan tekad melawan penjajah.

"Mari kita lawan penjajah dan usir dari bumi Indonesia. Merdekaaa," kata pemeran Mayor Abdul Manan Wijaya.

Tentara dan rakyat bertempur melawan penjajah Belanda yang berhasil diusir dari wilayah kawedanan Pujon kabupaten Malang.

Sosiodrama itupun mendapat apresiasi dari peserta upacara peringatan HUT detik-detik proklamasi kemerdekaan RI di stadion Kanjuruhan.

"Bagus, sosiodrama mengingatkan dan memberikan gambaran bagaimana perjuangan merebut kemerdekaan di wilayah kabupaten Malang ini," kata Rendra Kresna, Bupati Malang, Kamis (17/8/2017).

Sementara itu, Peringatan HUT detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ke 72 di Kabupaten Malang yang di pusatkan di stadion kanjuruhan Kepanjen Malang berlangsung khidmad.

Upacara dihadiri Seluruh pimpinan Organisasi Pimpinan Daerah (OPD) Pemkab Malang, anggota Lanud Abdulrachman Saleh, Paskhas 464, Yonif Para Raider 502, Brigif Para Raider, Kodim 0818/Kabupaten Malang-Kota Batu, Marinir, Veteran RI, Pemuda Pancasila, siswa SMP, unsur masyarakat lainnya.

Bertindak sebagai inspektur upacara Bupati Malang, H Rendra Kresna.

Pembaca teks Proklamasi Ketua DPRD Kabupaten Malang, Hari Sasongko.

Upacara Peingatan HUT Kemerdekaan RI ke 72 itu sendiri yang dimulai pukul 09.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 11.15 WIB.

Ini selain ditampilkan sosiodrama perang kemerdekaan, juga ditampilkan paper mob dan paduan suara 1.000 siswa SMPN 4 Kepanjen Malng.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved