Breaking News:

Malang Raya

Pelamar Smart City Kota Batu Jalani Tes, Ini Jumlah Pendaftar yang Hadir dan Mengundurkan Diri

Kabid jaringan Infrastruktur TIK dan Aplikasi, Diskominfo Kota Batu, Adiek Iman Santoso menambahkan, total tenaga yang dibutuhkan untuk program ini 80

IST
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso, didampingi Plt Sekda Batu Achmad Suparto saat memantau jalannya tes peserta pendaftar Smart City di UMM, Senin (21/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Sebanyak 221 pendaftar Smart City Kota Batu mengikuti seleksi tes tulis di Universitas Muhammadiyah Malang, Senin (21/8/2017).

Namun sayangnya, ada 28 pendaftar mengundurkan diri dengan tidak menghadiri tes tersebut. Plt Sekretaris Daerah Pemkot Batu, Achmad Suparto mengatakan pendaftar ini dominan dari luar Kota Batu.

"Karena yang mendaftar ini alumni dari universitas Brawijaya, UMM, yang mayoritas berasal dari luar Kota Batu. 28 orang tidak ikut tes," katanya saat diwawancarai, Senin (21/8/2017).

Ia mengatakan, pendaftar menjalani tes analisis dan penalaran, sikap kerja, kepribadian, wawancara, dan masih banyak lagi. Yang dibutuhkan untuk program yang diinginkan Wali Kota Batu, Eddy Rumpoko ini terbagi dalam dua kelompok.

"Dengan rinciannya 32 orang tenaga operasional comand center dan tenaga pendukung smart city di bidang IT," imbuh Suparto.

Dan sisanya, lanjut dia, sebanyak 48 orang untuk tenaga pendamping IT bidang pertanian.

Kabid jaringan Infrastruktur TIK dan Aplikasi, Diskominfo Kota Batu, Adiek Iman Santoso menambahkan, total tenaga yang dibutuhkan untuk program ini ialah 80 orang.

Adiek mengatakan, pendamping petani ini diutamakan memang yang mengerti dua bidang. Yakni bidang pertanian, dan bidang teknologi.

"Bisa mendampingi petani terkait bagaimana sih nanti Smart City ini. Penggunaan gawai hingga petani bisa berjualan secara online," kata dia.

Selain itu, pendamping petani ini juga harus tahu apa saja permasalahan yang dihadapi oleh petani. Semisal ada hama, atau penyakit lainnya yang sedang dihadapi petani, bisa disalurkan atau diinfokan melalui Smart City itu.

"Ada dua tipe pendamping, nanti untuk masalah IT leadingnya dari Diskominfo. Untuk khusus petani dari Dinas Pertanian," pungkasnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved