Arema FC Vs Barito Putera

Barito Putera Tampil Serba Pincang, Tapi Tetap Optimistis Bisa Menjinakkan Singo Edan Arema FC

Arema merupakan tim kuat. Tetapi kami sudah memiliki cara untuk bisa menghentikan mereka. Termasuk juga siapa saja pemain kunci mereka

Penulis: Alfi Syahri Ramadan | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Gelandang Arema FC, Adam Alis berebut bola dengan gelandang Barito Putera, Nazarul Fahmi di Stadion Kanjuruhan, Jumat (5/5/2017). 

SURYAMALANG.COM, BANJARMASIN - Barito Putera akan sedikit pincang kala menjamu Arema FC di Stadion 17 Mei Banjarmasin, Rabu (23/8/2017). Bukan pemain andalan yang absen, melainkan pelatih kepala Jacksen F Tiago yang absen.

Mantan pelatih Persipura Jayapura itu harus kembali ke Brasil lantaran ada urusan keluarga. Selain Jacksen, Barito Putera juga kehilangan asisten Yunan Helmi yang tengah mejalani pelatihan lisensi A AFC di Jakarta. Oleh karena itu untuk tim Barito Putera kini ditangani oleh asisten pelatih Vitor Tinoco.

Kendati demikian, absenya Jacksen F Tiago tak akan banyak berpengaruh kepada performa secara keseluruhan tim. Setidaknya hal itu yang ditegaskan oleh asisten pelatih Vitor Tinoco. Menurutnya Barito Putera tetap akan tampil seperti biasanya untuk bisa meraih poin maksimal lawan Arema FC.

"Secara fisik pelatih kepala Jacksen F Tiago memang tidak berada di sini. Tetapi bukan berarti hal itu menjadi masalah bagi tim.

"Komunikasi kami tetap berjalan lancar sebelum dan sesudah latihan. Sehingga tidak menjadi masalah bagi tim ini meskipun berlatih tanpa pelatih kepala," bebernya Selasa (22/8/2017).

Lebih lanjut, Vitor menambahkan bahwa saat ini kendala bahasa merupakan batasan antara dirinya dan pemain. Sebab, sejauh ini dirinya belum terlalu lancar berbahasa Indonesia. Sehingga ia masih berusaha menyesuaikan terkait hal itu.

Selain itu, meskipun belum terlalu mahir bahasa Indonesia, Vitor mengakui dirinya mencoba tidak menganggap hal itu sebagai penghalang. Sehingga meskipun pelatih kepala Jacksen F Tiago tak bisa mendampingi secara langsung, pemain tetap bisa berlatih secara maksimal.

"Saya mungkin memang belum mahir berbahasa Indonesia. Tetapi saya mengerti beberapa hal yang bisa dilakukan untuk memberikan instruksi kepada pemain. Sehingga semua pemain tetap bisa berlatih secara maksimal meskipun pelatih kepala tak ada disini," imbuhnya.

Di sisi lain, ia mengakui bahwa timnya berusaha untuk meraih kemenangan lawan Arema FC. Tetapi, ia juga mengakui bahwa untuk mengalahkan Arema FC bukanlah pekerjaan yang mudah. Namun, ia tetap optimis tim Laskar Antasari mampu mencuri kemenangan.

"Arema merupakan tim kuat. Tetapi kami sudah memiliki cara untuk bisa menghentikan mereka. Termasuk juga siapa saja pemain kunci mereka. Semoga pada pertandingan nanti kami bisa memenangkan pertandingan," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved