Rabu, 22 April 2026

Malang Raya

Konferensi Internasional FIP Universitas Negeri Malang Diharap Tingkatkan Mutu Pendidikan

Konferensi yang diikuti oleh 130 peserta itu mengambil tema The Challenge of Educational Management and Administration in Global and Local Era.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Konferensi Internasional FIP Universitas Negeri Malang (UM) di Atria Hotel, Kota Malang, Jumat (25/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Negeri Malang (UM) menggelar konferensi internasional di Atria Hotel Malang, Jumat (25/8/2017).

Konferensi yang diikuti oleh 130 peserta itu mengambil tema The Challenge of Educational Management and Administration in Global and Local Era.

Dekan FIP UM, Prof Dr Bambang Budi Wiyono MPd mengatakan konferensi internasional ini baru kali pertama digelar.

“Namun, kami menggelar kajian internal untuk asosiasi perguruan tinggi Indonesia hingga Asean setiap tahun,” kata Bambang kepada SURYAMALANG.COM.

( Baca: Mahasiswi Berhijab Universitas Negeri Malang Ini Akan Kuliah ke Tiongkok, Ini Persiapan Mentalnya )

( Baca: Universitas Negeri Malang Peringkat 6 untuk SDM Terbaik Nasional, Kejar Percepatan Guru Besar )

( Baca: Peringkat Nasional Universitas Negeri Malang Turun, Ternyata Faktor Ini Penyebabnya )

Poin-poin yang akan dibahas dalam konferensi tersebut adalah mengenai manajemen dan administrasi pendidikan.

“Ini sebagai sharing ide untuk peningkatan mutu pendidikan, tantangan yang dihadapi, serta perbaikan pengelolaan,” tambahnya.

Menurutnya, pendidikan di Indonesia harus selalu diperbaiki dan dikembangkan sesuai pergerakan masyarakat, pengetahuan, dan teknologi.

( Baca: Asyik . . . Bermula dari Kerja Sama Ini, Mahasiswa Universitas Negeri Malang Bisa KKN ke Thailand )

( Baca: 17 Mahasiswa Thailand Mendalami Penguasaan Bahasa Indonesia di Universitas Negeri Malang )

( Baca: Mahasiswa Universitas Negeri Malang Bikin Kapal Pemungut Sampah di Air, Semoga Ada Investor )

“Melalui konferensi ini diharap guru dan kepala sekolah memiliki wawasan untuk mengelola pendidikan secara baik, memecahkan persoalan pendidikan, dan mengajarkan siswa dengan wawasan yang luas,” terangnya.

Konferensi tersebut diisi enam keynote speaker dari Thailand, Filipina, Malaysia, Amerika Serikat, dan Indonesia.

“Juga ada presentasi paper dari peserta yang hasil proceedingnya akan dimasukkan dalam lembaga pengindeks jurnal dunia, yaitu Thomson Reuters,” lanjutnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved