Malang Raya

Tugas Besar Menjaga Cagar Budaya Menanti Pemkot Malang, Ini Harapan Wawali Kota Malang, Sutiaji

Untuk menjalankan tiga tugas itu, perlu komitmen kuat dari pemerintah. Di antaranya hal yang bisa dilakukan adalah melalui sektor pariwisata.

Penulis: Sri Wahyunik | Editor: Zainuddin
istimewa
Wawali Kota Malang Sutiaji (tengah) saat diskusi di Hotel Pelangi, Kota Malang, Sabtu (26/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pemkot Malang memiliku tiga tugas besar dalam menjaga cagar budaya, yaitu pelestarian, pengembangan, dan pemanfaatan kawasan atau bangunan cagar budaya.

“Tugas itu  tertuang dalam UU Cagar Budaya,” ujar Sutiaji, Wakil Wali Kota Malang dalam Diskusi Bedah Sejarah Hotel dan Restaurant Heritage Kota Malang di Hotel Pelangi Heritage, Jalan Merdeka Selatan, Kota Malang, Sabtu (26/8/2017).

Untuk menjalankan tiga tugas itu, perlu komitmen kuat dari pemerintah.

Di antaranya hal yang bisa dilakukan adalah melalui sektor pariwisata.

Sutiaji mencontohkan beberapa negara di Eropa yang tidak memiliki pariwisata alam, mengandalkan cagar budaya sebagai destinasi wisata.

“Cagar budaya harus memiliki beberapa komponen, yakni nilai filosofis, sisi akademis, ekologi, dan sisi ekonomis. Semua itu harus diarahkan pada kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.

Sutiaji menekankan eksekutif dan legislatif menjaga cagar budaya sehingga menjadi kekuatan bagi daerah, khususnya di Kota Malang.

“Regulasi tentang cagar budaya harus dijaga. Pemerintah harus hadir dalam masalah tersebut,” tukasnya.

Diskusi itu digelar Komunitas Malang Heritage ini baru digagas dan dilaksanakan sebagai upaya pelestarian cagar budaya di Kota Malang.

“Di antara bangunan cagar budaya di Kota Malang adalah hotel dan restoran. Jadi bagaimana menjaga, namun juga melestarikan bangunannya,” ujar Agung Bhuwana dari KMH.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved