Breaking News:

Malang Raya

Empat Peneliti Batu Ini Ciptakan Inovasi Teknologi Pertanian Jeruk, Simak Manfaatnya

Inovasi itu terutama untuk menyelesaikan permasalahan yang sering dihadapi petani yakni hama yang menyerang jeruk.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/ Sany Eka Putri
Salah satu alat Bark Pesticide Aplikator (BPA) yang dipraktekkan untuk penyemprotan pestisida pada batang jeruk. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Empat pakar peneliti di Balai Penelitian Tanaman Jeruk dan Buah Subtropika (Balitjestro) di Desa Tlekung menciptakan empat inovasi yang berbeda.

Empat inovasi ini untuk meningkatkan kualitas jeruk petani.

Inovasi itu terutama untuk menyelesaikan permasalahan yang sering dihadapi petani yakni hama yang menyerang jeruk.

Keempat peneliti itu ialah Susi Wuryantini dengan inovasi Sistem Pakar Monitoring Hama Jeruk.

Ir Sutopo MSi dengan membuat Pupuk Lengkap Lepas Lambat (Pukap).

Ir Nurhadi dengan inovasi Kit Deteksi Cepat Penanganan Penyakit CVPD.

Otto MSi dengan inovasi alat pestisida Bark Pesticide Aplikator (BPA).

Pupuk inovasi yang dibuat Sutopo bisa awet hingga sekitar 3-4 bulan.

Pupuk ini diharapkan jadi solusi kebiasaan petani yang boros pupuk.

Pupuk ini berbentuk bola-bola, ada yang besar dan ada yang kecil.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved