Pejabat Kota Batu Terlibat Pungli

Dugaan Pungli, Adakah Intervensi Pemkot Batu Terhadap Polres Batu Terkait Operasi Tangkap Tangan?

Koordinator Malang Corruption Watch (MCW) Fahruddin Andriansyah mengatakan kinerja Polres Batu kurang maksimal menangani kasus Operasi Tangkap Tangan

Dugaan Pungli, Adakah Intervensi Pemkot Batu Terhadap Polres Batu Terkait Operasi Tangkap Tangan?
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Nugroho Widyanto alias Yeyen di ruang Satreskrim Polres Batu, Jumat (25/8/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Koordinator Malang Corruption Watch (MCW) Fahruddin Andriansyah mengatakan kinerja Polres Batu kurang maksimal menangani kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) sehingga diambil alih oleh Polda Jatim.

Semestinya kasus OTT bisa ditangani dengan cepat karena ada barang bukti dan saksi.

“Kalau Polsek tidak sanggup, kan naik ke Polres. Pun seterusnya, kalau Polres tidak sanggup naik ke Polda sampai nanti ke Mabes.

"Kasus ini tidak rumit karena sudah ada bukti dan saksi. Tinggal dikembangkan saja. Pasti ada masalah di Polres Batu sehingga ditangani Polda Jatim saat ini,” ungkapnya.

Di sisi lain, MCW melihat ada problem manajemen dari tim saber pungli. Pasalnya, setelah ada OTT dan diamankannya pihak-pihak terkait beserta barang bukti, tidak ada penetapan tersangka setelah itu.

“Memahami OTT di Kota Batu harus dari awal. Ketika Tim Saber Pungli Kemenkopulhukam menyita uang sebagai barang bukti dan sebagainya. Seharusnya segera menetapkan tersangka.

"Trendnya selalu ada tersangka setelah OTT. Namun nyatanya hingga hari ini belum ada penetapan tersangka,” ujarnya, Kamis (31/8/2017).

MCW juga mencatat, tidak ada satu pun kasus penanganan korupsi di Kota Batu yang tuntas diproses oleh Polres Batu. Padahal ada beberapa kasus korupsi yang terjadi di Kota Batu.

Sebetulnya, dengan adanya pihak-pihak yang sudah diamankan, petugas bisa masuk untuk membongkar gurita korupsi di Kota Batu.

Namun hal itu tidak dilakukan oleh petugas. Fahruddin melihat adanya intervensi dari pejabat Pemkot Batu sehingga kasus OTT itu terkesan tidak serius ditangani.

Halaman
12
Penulis: Benni Indo
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved