Breaking News:

Pejabat Kota Batu Terlibat Pungli

Apa Kabar Kasus Pungli Pejabat Kota Batu? Ini Pernyataan Ketua Satgas Saber Pungli . . .

Ketua Satgas Saber Pungli Kemenkopolhukam, Brigjen Pol Widiyanto Poesoko menambahkan perkembangan kasus ini masih pemeriksaan saksi korban

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BATU - Ternyata Pemerintah Kota Batu bisa memberikan pendampingan hukum terkait tiga pejabat Pemkot Batu yang jadi terduga melakukan pungutan liar alias pungli.

Tiga pejabat itu, ialah pejabat Pemkot Batu yang terkena Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Saber Pungli Kemenkopolhukam karena melakukan pemerasan terhadap satu perusahaan yakni PT GA.

(BERITA TERKAIT : Terkait Pejabat yang Kena OTT, Pemkot Batu Bisa Berikan Pendampingan Bantuan Hukum)

Ketua Satgas Saber Pungli Kemenkopolhukam, Brigjen Pol Widiyanto Poesoko menambahkan perkembangan kasus ini masih pemeriksaan saksi korban dan ketiga terduga.

Senin besok (4/9/2017), dikatakannya ialah jadwal untuk terduga Nugroho Widiyanto diperiksa di Polda Jatim.

"Kalau info hari Senin besok, dimulai pemeriksaan kepada tiga terduga pelaku pungli," kata dia saat dihubungi.

Ia mengatakan, dengan dilimpahkannya ke Polda Jatim, segera dituntaskan terkait pungutan ini.

Saat ditanya mengenai pemeriksaan saksi korban, pemeriksaan saksi korban sudah selesai.

"Iya saksi korban sudah diperiksa. Kami terus update perkembangan kasus ini, Mbak," pungkas dia.

Seperti yang diberitakan, tiga pejabat pemkot terkena OTT yakni Nugroho Widyanto (alias Yeyen) Kabid Cipta Karya; Fafan  Firmansyah, Kasi Bidang Perumahan; Muhamad Hafid, Kasi Cipta Karya.

Ketiganya merupakan pejabat dari Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan, Cipta Karya Batu.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved