Breaking News:

Malang Raya

Kotornya Sungai di Kota Batu Adalah Ulah Masyarakat yang Tinggal di Pusat Kota dan Wisatawan

Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Didin Darianto menambahkan justru tingkat kesadaran masyarakat di pemukiman tengah kota sangat rendah

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
IST
Aksi saber sampah oleh lembaga masyarakat di Kali Putih Kota Batu, Minggu (3/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Suasana Kali Putih di Kelurahan Sisir, Kota Batu tampak ramai, Minggu (3/9/2017) pagi. Kerumunan sekitar 50 orang terlihat nyemplung ke kali itu.

Kerumunan tersebut merupakan aksi saber sampah oleh beberapa komunitas dan lapisan masyarakat. Aksi saber sampah ini ialah membersihkan sampah-sampah yang ada di sungai.

(BERITA TERKAIT : Kondisi Sungai di Kota Batu Sungguh Mengenaskan, Pantaskan Menyandang Predikat Kota Wisata?)

Ketua Forum Pengurangan Resiko Bencana (FPRB), Didin Darianto menambahkan justru tingkat kesadaran masyarakat di pemukiman tengah kota sangat rendah.

Bahkan, sampah yang ada di sungai ini berasal dari wisatawan.

Baik itu sampah plastik, botol, maupun sampah popok (diapers).

"Kami itu inginnya di sungai ini bisa dijadikan tempat wisata. Dari kreativitas masyarakat sendiri," kata Didin.

Ia mencontohkan, seperti dipasang jaring untuk kehidupan ikan hias, yang nantinya bisa dikelola masyarakat sekitar.

Untuk mempercantik, lanjutnya diberikan cat, desain lampion sepanjang aliran sungai sehingga masyarakat bisa menikmati, menjaga, dan merawat sungai.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved