Malang Raya

Warga Ampelgading Kabupaten Malang Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri di Pohon Kelapa

Berdasar laporan yang masuk disebutkan, sekitar pukul 02.00 WIB korban keluar dari rumah berjalan kaki tanpa pamit pada isteri dan keluarga.

Kompas.com
Ilustrasi Gantung Diri 

SURYAMALANG.COM, AMPELGADING - Januri (53) petani warga desa Tirtomarto kecamatan Ampelgading kabupaten Malang ditemukan meninggal gantung diri di pohon kelapa, Rabu (6/9/2017).

Korban diduga nekat gantung diri karena mengalami stres.

Berdasar laporan yang masuk disebutkan, sekitar pukul 02.00 WIB korban keluar dari rumah berjalan kaki tanpa pamit pada isteri dan keluarga.

Tidak diketahui kemana korban perginya. Hingga pukul 03.00 WIB, korban belum juga kembali masuk ke rumah.

"Hal itu membuat isterinya khawatir dan meminta saudaranya untuk mencari korban," kata PS Kasubag Humas Polres Malang, Ipda Ahmad Taufik mendampingi Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung.

Pencarian terhadap korbanpun juga dilakukan anggota keluarga yang lain dibantu warga sekitar.

Sampai akhirnya, sekitar pukul 05.30 WIB warga menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia gantung diri di pohon kelapa berjarak 50 meter di belakang rumahnya.

Wargapun langsung melaporkan penemuan korban gantung diri ke perangkat desa setempat yang meneruskan laporan ke Polsek Ampelgading.

"Jajaran Polsek langsung datang ke TKP bersama tim medis Puskesmas setempat," ucap Taufik.

Petugas yang datang ke TKP, ungkap Taufik, langsung mengevakuasi korban dari posisi tergantung dan diperiksa tim medis.

Hasilnya, tidak ditemukan bekas luka mencurigakan dari tubuh korban.

Dari tubuh korban diketahui adanya ciri-ciri orang meninggal gantung diri.

Aksi nekat gantung diri korban, tambah Taufik, diduga karena stres memikirkan kakak perempuanya yang diusir dari rumah oleh orang tuanya sendiri satu bulan lalu.

Hal itu membuat korban terus memikirkan kakanya itu hingga mengalami stres.

"Keluargapun menolak dilakukan otopsi pada tubuh korban dengan membuat surat pernyataan bermaterai. Dan jenazah korban diserahkan kepada keluarganya untuk di makamkan," tutur Taufik.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved