Blitar

Cowok di Blitar Nekat Menggorok Lehernya Sendiri, Ajaibnya Masih Hidup, Apa Penyebabnya?

Tanpa diketahui penyebab yang jelas, ia nekat menyayat lehernya sendiri saat berada di rumah Mahmud, Kades Desa Tinggal.

Penulis: Imam Taufiq | Editor: eko darmoko
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Warga Dusun Nggangsri, Desa Tingal, Kecamatan Garum, Kabupaten Blitar, Sabtu (16/9/2017) petang, dibuat digegerkan dengan ulah nekat Mariono (30), bujang asal warga dusun setempat.

Tanpa diketahui penyebab yang jelas, ia nekat menyayat lehernya sendiri saat berada di rumah Mahmud, Kades Desa Tinggal.

Akibatnya, ia mengalami luka serius, hingga harus dijahit sebanyak 14 jahitan di lehernya.

Meski selamat, namun hingga Minggu (17/9/2017) siang, ia masih dirawat di RSUD Mardi Waluya, Kota Blitar.

"Kondisinya saat ini sudah mulai membaik, dan sudah sadarkan diri," kata AKP Rusmin, Kapolsek Garum.

Soal motifnya, menurut Mahfud, belum diketahui jelas.

Namun, selama ini korban diketahui tinggal bersama kedua orangtuanya karena belum punya pekerjaan tetap.

Namun, entah mengapa, dalam beberapa hari ini, ia sering menyendiri, bahkan bertingkah aneh.

Seperti, Sabtu siang itu, ia diketahui datang ke kantor koramil setempat dan tiba-tiba minta izin tidur.

Akibatnya, pihak koramil bingung sendiri.

Akhirnya, ulah korban itu dilaporkan ke kadesnya, karena pihak koramil merasa khawatir sendiri.

Oleh kadesnya, korban dijemput dan diajak pulang.

Namun, ia tak mau pulang, dan minta tinggal di rumah kades tersebut.

"Rumahnya hanya berjarak sekitar lima rumah dari rumahnya pak kades. Di rumah itu, ia tinggal bersama karyawan, yang bekerja di kandang ayam milik pak kades tersebut," paparnya.

Tepat pukul 18.00 WIB, saat dicari Mahfud, untuk disuruh makan, korban ditemukan sudah bersimbah darah.

Kondisinya sudah melemah, dengan posisi tergeletak di ruangan atau di depan televisi.

Di dekatnya, ditemukan silet, yang biasa dipakai karyawan di rumah Mahfud itu buat mencukur kumisnya.

Mengetahui korban terluka, akibat menggorok lehernya sendiri, warga geger dan langsung berdatangan.

"Dugaanya, korban ambruk sesaat setelah menyayat lehernya," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved