Malang Raya

Susahnya Bersih Sungai di Kota Batu, Mulai Ritual Hingga Rapling untuk Bersihkan Sampah

Mereka harus rapling, turun di lereng dinding sungai yang ketinggiannya sekitar 20 meter.

Susahnya Bersih Sungai di Kota Batu, Mulai Ritual Hingga Rapling untuk Bersihkan Sampah
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Relawan melakukan rapling untuk membersihkan sampah, Minggu (17/9/2017) 

SURYAMALANG.COM, BATU  - Sebanyak 100 orang lebih terlihat sibuk di sekitar lokasi Sumber Banyuning, desa Punten, Minggu (17/9/2017) pagi.

Mereka yang terdiri dari berbagai komunitas ini berbekal arit, cangkul, sarung tangan, bahkan sampai menggunakan perlengkapan mountaineering untuk membersihkan sampah.

Mereka menggunakan perlengkapan mountaineering atau perlengkapan yang biasa digunakan untuk memanjat tebing untuk rapling.

Mereka harus rapling, turun di lereng dinding sungai yang ketinggiannya sekitar 20 meter.

Tak hanya itu, mereka juga melakukan ritual sebelum memulai membersihkan area Sumber Banyuning.

Kegiatan ini sudah yang ketiga kalinya.

Satu peserta bersih sampah, Saber Pungli (Sapu Bersih Nyemplung Kali), Sulistyo Rini, mengatakan dalam kegiatan ini tak hanya melibatkan komunitas saja, tetap juga mengajak warga setempat.

"Ada sekitar 50 komunitas yang ikut aksi ini. Dalam kegiatan ini, kami juga mengajak masyarakat untuk ikut melakukan kegiatan bersih-bersih ini," kata dia di sela-sela membersihkan sampah.

Pihaknya sangat prihatin, karena banyak sampah disekitar area Sumber Banyuning di Desa Punten ini.

Terutama banyak sampah diapers dan kotoran manusia.

Halaman
12
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved