Malang Raya

Dampak Musim Kemarau Bikin Air Waduk Dempok Kab Malang Surut, Ini yang Dialami Peternak Ikan

Surutnya air Waduk Dempok di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang membuat peternak ikan di keramba kelimpungan.

Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: eko darmoko
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Peternak ikan keramba di Waduk Dempok, Pagak, Kabupaten Malang, Senin (18/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, PAGAK - Surutnya air Waduk Dempok di Desa Gampingan, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang membuat peternak ikan di keramba kelimpungan.

Mereka pun melakukan panen ikan lebih cepat untuk menghindari matinya ikan akibat lumpur waduk yang mulai mengering.

Salah satu peternak ikan keramba Waduk Dempok, Wondo mengatakan, ia memanen ikan di keramba pada bulan Juli dan Agustus. Panen yang dilakukan tersebut menghindari bulan September akibat terjadinya penyusutan air waduk.

"Ikan di keramba akan mati bila terkena lumpur waduk. Makanya kami lakukan panen di bulan Juli dan Agustus," kata Wondo, Senin (18/9/2017).

Pada bulan September, menurut Wondo, ikan di keramba harus sudah habis semuanya. Dengan demikian, ketika air waduk mengering di keramba sudah tidak ada ikannya.

Penyusutan debit air tersebut membuat pemilik karamba di Waduk Dempok memanen ikan lebih dini.

Memang, diakui Wondo, terjadinya penyusutan air di Waduk Dempok rutin terjadi setiap tahunnya. Dengan demikian para peternak ikan di Keramba sudah hafal akan kondisi tersebut.

Dan untuk menghindari kerugian, peternak ikan di keramba melakukan antisipasi menghabiskan ikan sebelum waduk mengering.

Dalam berternak ikan Keramba sendiri, tambah Wondo, sangat tergantung pada cuaca dan kondisi waduk. Terutama untuk keramba apung yang selalu terpengaruh cuaca.

Bahkan, ketika musim penghujan keramba apung tidak jarang terkena banjir hingga ikan habis. Dan pada musim kemarau terkena kekeringan.

"Ya beginilah risiko yang dihadapi peternak ikan keramba, bisa dapat untung dan juga bisa merugi. Makanya peternak dituntut untuk pandai memperkirakan cuaca," tandas Wondo.

Hal sama disampaikan peternak ikan Keramba di waduk Dempok, Supandi. Menurutnya, peternak ikan Keramba harus pandai mengantisipasi kondisi cuaca. Hal itu dilakukan untuk menghindari risiko kerugian yang dihadapi peternak.

"Seperti saat ini, ketika musim kemarau menyebabkan air Waduk Dempok surut sehingga kami antisipasi dengan panen ikan lebih awal meski ukuran ikan belum optimal," tutur Supandi.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved