Breaking News:

Malang Raya

BNNP Jatim Gandeng PKK Jatim Berantas Narkoba

Brigjen Pol Fathur Rahman mengatakan di PKK terdapat 10 Program, diharapkan di dalam 10 program itu memberikan muatan tentang bahaya narkoba.

Penulis: Sany Eka Putri | Editor: eko darmoko
IST
Logo Provinsi Jawa Timur 

SURYAMALANG.COM, BATU - Untuk pertama kalinya Badan Narkotika Nasional (BNN) menggandeng Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Jatim.

Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Pol Fathur Rahman mengatakan di PKK terdapat 10 Program, diharapkan di dalam 10 program itu memberikan muatan tentang bahaya narkoba.

"Di dalam 10 program itu agar diberikan muatan tentang hidup sehat bersih dari peredaran narkoba," Kata Fathur saat Jambore dan Temu Kader PKK Jatim 2017 dengan tema Kader PKK Siap Meningkatkan Ketahanan Keluarga Untuk Mewujudkan Keluarga Sehat Sejahtera, di Hotel Purmama, Kota Batu, Selasa (19/9/2017) malam.

Hal itu juga diperkuat dengan penandatanganan MoU Ketua PKK se-Jatim tentang deklarasi komitmen PKK dengan BNNP Jatim. BNNP Jatim juga menyematkan PIN kepada perwakilan PKK Jatim.

Fathur menambahkan, dengam muatan yang diberikan PKK kepada keluarga itu nantinya mampu membentengi keluarga dari bahaya penggunaan narkoba. Apalagi, saat ini di Indonesia sudah mulai bermunculan jenis narkoba baru.

"Ya tentu ini adalah pencegahan dini. Ini pertama kali BNNP Jatim menggandeng PKK. Karena masih sedikit yang menggandeng PKK untuk sama-sama memerangi Narkoba," katanya.

Ia mengharapkan, dari kerja sama ini, tim PKK se-Jatim baik di Kabupaten/Kota benar-benar mengimplementasikan muatan tentang narkoba ini. Tak perlu khawatir, karena BNNP Jatim juga pasti akan memberikan pembekalan tentang bahaya Narkoba.

Tugas yang harus dilakukan oleh tim PKK ialah mensosialisasikan kepada masyarakat terutama dilingkup keluarga tentang narkoba.

"Kami sangat menaruh harapan pada ibu-ibu PKK ini. Karena ibu-ibu inilah yang paling dekat dengan keluarga dan anak-anak. Jadi apabila ada generasi muda yang terkena narkoba, berarti ibunya yang gagal mendidik. Hal seperti itu yang tidak ingin terjadi dan harus diberantas," terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Jatim, Dra Hj Nina Soekarwo mengakui apabila memang PKK-lah yang paling dekat dengan keluarga.

Halaman
12
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved