Malang Raya

Ritual Jamasan Keris Satu Suro di Kota Batu Ramai Peminat, Perhatikan Tahapan yang Dilalui

Mukhammad Musyrifin Puja Reksa Budaya mengatakan, setelah direndam, kemudian digosok menggunakan jeruk pecel, dan disikat dengan sikat yang lembut

Ritual Jamasan Keris Satu Suro di Kota Batu Ramai  Peminat, Perhatikan Tahapan yang Dilalui
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Salah satu ritual Jamasan yang dilaksanakan, Kamis (21/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Suasana salah satu rumah warga di Dusun Banaran, Desa Bumiaji, Kecamatan Bumiaji, tampak ramai, Kamis (21/9/2017).

Terlihat, ada 4 ember yang masing-masing berisikan kembang tujuh rupa dan air.

Ember-ember itu menjadi kelengkapan melakukan Jamasan Keris. 

Jamasan ini biasa dilakukan pada setiap 1 Suro atau 1 Muharam di Tahun Baru Islam.

Terlihat ada 10 orang penjamas membersihkan keris dengan serius, dengan mengenakan pakaian adat khusus berwarna hitam dilengkapi blankon dikepala mereka.

Keris itu dijamas secara bertahap.

Langka awalnya adalah harus melewati proses penjamasan ada tiga meja.

Pertama direndam bila barang berkarat dimasukkan pada cairan air kelapa, mengkudu, blimbing wuluh dan bunga. Direndam selama 5-15 menit.

Mukhammad Musyrifin Puja Reksa Budaya mengatakan, setelah direndam, kemudian digosok menggunakan jeruk pecel, dan disikat dengan sikat gigi yang lembut untuk menghilangkan kerak.

Proses itu harus benar-benar menggunakan sikat gigi yang lembut. Agar pamor atau identitas pusaka tidak hilang bahkan cacat.

Halaman
123
Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved