Malang Raya

Mahasiswa ITN Malang Buat Smarthome Berbasis SMS, Yuk Intip Keunggulannya . . .

Kontrol jarak jauh menggunakan SMS dinilai lebih murah dan cepat dibandingkan sistem dari penelitian selama ini yang berbasis internet.

SURYAMALANG.COM/Neneng Uswatun Hasanah
Mahasiswa ITN Malang, Rico Cahyo Prabowo menunjukkan cara kerja Smarthome buatannya, Kamis (28/9/2017). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Di masa sekarang, sebagian besar kegiatan seseorang dilakukan di luar rumah, sehingga mereka sering meninggalkan rumah kosong tanpa penghuni dalam waktu yang lama setiap harinya.

Hal itu kemudian menjadi latar belakang mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Rico Cahyo Prabowo untuk membuat Smarthome menggunakan teknologi sistem keamanan berbasis SMS.

Kontrol jarak jauh menggunakan SMS dinilai lebih murah dan cepat dibandingkan sistem dari penelitian selama ini yang berbasis internet.

"Kecepatan internet di Indonesia masih belum bagus. Sehingga untuk hal yang penting seperti sistem keamanan rumah, lebih baik tidak menggunakan internet," jelasnya pada SURYAMALANG.COM, Kamis (28/9/2017).

Pada rancang bangunan Smarthome buatannya, terfokus pada pengamanan anti maling dan pengendalian efisiensi energi.

"Untuk anti maling, saya menggunakan limitswitch alarm di pintu dan jendela dengan sensor tekan. Ketika pintu atau jendela terbuka karena tekanan, sensor akan aktif dan mengirimkan data ke mikrokontroller arduino untuk menyalakan alarm maling.

"Setelah itu arduino mengirimkan SMS ke nomor pemilik berisi peringatan pintu atau jendela yang terbuka," terang mahasiswa D3 Teknik Listrik itu.

Sedangkan untuk efisiensi energi, Smarthome akan bisa mendeteksi dengan sensor apakah pencahayaan sudah gelap ataupun terang.

"Ketika pencahayaan gelap maka lampu akan menyala per grup, dan sebaliknya jika pencahayaan terang," tutur mahasiswa kelahiran 24 Januari 1996 itu.

Kelebihan Smarthome buatannya dibanding teknologi smarthome yang sudah ada adalah lebih ekonomis dan efisien. Salah satunya dipengaruhi oleh penggunaan SMS yang tidak membutuhkan banyak biaya dan tidak membutuhkan kinerja internet.

"Kebetulan dosen saya juga sudah meminta untuk diinstalkan sistem Smarthome buatan saya di rumahnya. Nantinya saya juga akan terapkan di rumah agar bisa mengembangkan sesuai kebituhan sehari-hari," tutupnya.

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved